Pusdalops PB Banyuwangi Raih Penghargaan Terbaik se-Jatim

0
963
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuwangi Fajar Suasana usai menerima penghargaan dari Mendagri.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuwangi Fajar Suasana usai menerima penghargaan dari Mendagri.

Meningkatnya intensitas dan frekuensi bencana di Kabupaten Banyuwangi harus diwaspadai dan direspons cepat. Hal yang perlu dipersiapkan adalah aparat yang tanggap dan tangguh, serta peralatan yang memadai dalam menghadapi bencana.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebagai salah satu bentuk kesiapan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam penanggulangan bencana adalah membentuk Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB). Kesigapan dan etos kerja Pusdalops PB itu telah berbuah apresiasi dalam bentuk penghargaan dari Menteri Dalam Negeri.

Pusdalops PB merupakan satuan tugas yang dibentuk berdasar surat keputusan bupati. Unsur yang terlibat adalah aparatur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi dan relawan penanggulangan bencana.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuwangi Fajar Suasana, kegiatan operasional Pusdalops melaksanakan tugas pemantauan situasi dan kondisi wilayah terkait kebencanaan. Selain itu, melakukan deteksi dini terhadap semua gejala ancaman dan kejadian bencana di wilayah Kabupaten Banyuwangi selama 24 jam/hari dan tujuh hari/minggu secara terus-menerus.

Tentunya, dengan menggunakan peralatan media informasi dan komunikasi yang tersedia di ruang Pusdalops PB. Kemudian membuat catatan dan laporan harian yang dapat digunakan sebagai bahan pengambilan kebijakan dan respons cepat penanganan kejadian atau bencana dalam rangka upaya pengurangan risiko bencana.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last