” Raja” Bom Ikan Bengkak Diadili

0
904

SEIVIENTARA itu Amirudin alias Ami, 50, pelaku paling dicari polisi dalam serangkaian illegal fishing diperaian Banyuwangi akhirnya duduk di kursi pesakitan Pengadilan negeri Banyuwangi kemarin. Warga Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, yang sudah lebih dari tiga kali duduk di kursi yang sama itu tidak sendirian.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dia ditemani satu terdakwa lain, yakni Munir, 55, yang tidak lain rekan Amirudin. Dalam persidangan perdana yang digelar di Pengadilan Negeri kemarin, keduanya mendengarkan pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU).

Jaksa mendakwa keduanya dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 junto Pasal  55 ayat 1 ke-1 KUHP. Persidangan  dilanjutkan dengan memeriksa saksi. Diantara saksi merupakan anggota Satpolair Polres Banyuwangi.

Dalam kesaksiannya, anggota polisi itu menerangkan bahwa Ami dan Murnir sering kali mencari ikan menggunakan bom ikan. Saat ditangkap polisi, terdakwa kedapatan menyimpan sebuah bondet dan alat pendukung pemancingan lain.

Sidang yang diketuai Ahmad Rasyid itu akhirnya ditunda hingga pekan depan dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Sekadar mengingatkan, Satpolair Polres Banyuwangi berhasil meringkus Amirudin alias Ami, 50, dalam kasus illegal fishing awal Desember lalu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last