Ranjang Keliling masih Diminati

0
140

ranjangSRONO – Para penjual ranjang rupanya mendapat berkah dalam Ramadan ini. Meski harus bersaing dengan toko mebel, tapi tempat tidur hasil karya mereka tetap diminati banyak masyarakat. Salah satu perajin ranjang, Karto, 50, mengaku hampir setiap hari membuat ranjang bersama empat temannya. Dia mengaku, karyanya banyak diminati warga. “Setiap hari ranjang kita terjual,” katanya. Demi memudahkan usahanya, para perajin ranjang asal Pasuruan itu menyewa tempat di Dusun Wagut, Kebaman, Srono.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Di Wagut kita membuat ranjang,” ujarnya. Menurut Karto, ranjang buatannya tergolong biasa dan hanya berbahan kayu daut. Dengan harga murah, hampir setiap hari selalu ada warga yang membeli ranjang buatan mereka. “Satu ranjang harganya mulai Rp 200 ribu,” cetusnya. Daerah yang menjadi sasaran pemasaran, jelas dia, adalah beberapa daerah di Banyuwangi Selatan, seperti Kecamatan Gambiran, Tegalsari, Cluring, dan Srono. “Menjualnya dengan cara jalan kaki keliling,” ungkapnya. (radar)

Loading...