Ratusan Lampion Diperiksa Satu per Satu

0
464

ratusannnBANYUWANGI – Menjelang perayaan tahun baru Imlek, para pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hoo Tong Bio di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, sibuk mempercantik klenteng tersebut kemarin (9/20). Kesibukan yang sama juga terlihat di TITD Tik Liong Tian di Desa/Kecamatan Rogojampi kemarin. Persiapan untuk sembahyang dalam menyambut datangnya tahun baru Imlek 2564 itu dilakukan dengan memperbaiki fasilitas dan melengkapi aksesori di dua klenteng tersebut.

“Kita memeriksa dan memperbaiki lampu lampion yang mati,” terang Syaiful, salah satu teknisi listrik, saat memperbaiki lampu lampion di TITD Hoo Tong Bio kemarin. Syaiful mengaku memeriksa satu per satu ratusan lampu dalam lampion yang terpasang di Klenteng Hoo Tong Bio itu. Sebab, semua lampion ini harus menyala pada saat sembahyang tahun baru Imlek. “Nanti malam (tadi malam, Red) harus menyala semua,” jelasnya. Selain memperbaiki lampu lampion, sejumlah karyawan di klenteng itu juga mempersiapkan kegiatan sembahyang. Buah dan kue telah disiapkan. “Semua sudah kita siapkan,” terang Akong Sutrisno, 76, juru kunci TITD Hoo Tong Bio.

Menurut Sutrisno, dalam ritual sembahyang malam tahun baru Imlek, ada sejumlah buah dan kue yang perlu disiapkan. Buah yang akan digunakan adalah jeruk, apel, pir, dan pisang raja. “Buah-buahan ini harus ada,” jelasnya. Kue yang juga perlu disiapkan dalam kegiatan tersebut ada tiga jenis, yakni kue wajik, mangkuk atau apem, dan kue tok. Semua buah dan kue itu telah disiapkan untuk keperluan sembahyang. “Persiapan untuk sembahyang nanti malam (tadi malam) sudah selesai,” sebutnya. Persiapan untuk menyambut tahun baru Imlek juga dilaksanakan di Klenteng Tik Lion Tian Rogojampi.

Sejumlah karyawan dan pengurus di klenteng itu mempersiapkan keperluan untuk sembahyang dan melengkapi aksesori klenteng. “Acaranya masih nanti malam (tadi malam), kita persiapan saja,” terang Cik Lan, salah satu pengurus TITD Tik Lion Tian. Cik Lan bersama karyawan lain mempersiapkan keperluan sembahyang, seperti menyiapkan buah dan membersihkan tempat ibadah. “Buah jeruk ini yang akan kita gunakan sembahyang nanti malam (tadi malam),” katanya sambil menunjuk tumpukan buah jeruk. Selain mempersiapkan keperluan sembahyang, kegiatan lain di klenteng itu adalah memasang aksesori. Sejumlah hiasan yang serba merah dipasang di sekitar tempat peribadatan tersebut. “Aksesori kita pasang di klenteng dan sekitarnya,” ujarnya. (radar)