Ratusan Pelajar se-Indonesia Bersaing di Olimpiade Sains Sekolah Pilot Banyuwangi

0
778

BANYUWANGI – Ratusan pelajar SMA/SMK sederajat dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, bersaing dalam mengikuti Olimpiade Sains Penerbangan, yang digelar oleh Sekolah Pilot Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi, yang bekerja sama dengan Badan Pengembangan SDM (BPSDM) Kementrian Perhubungan, di hanggar Alpha BP3 Banyuwangi, Minggu (14/10/2018).

Sebanyak 719 pelajar berlomba menjadi yang terbaik dalam mata pelajaran bahasa Inggris, fisika dan matematika.

“Olimpiade ini digelar untuk menjaring bakat pelajar SMA yang ada di seluruh Indonesia dalam pelajaran pokok penjaringan sekolah penerbang. Ini agar menjadi bekal mereka, ketika akan mengikuti tes penerbang dibawah naungan sekolah penerbangan di bawah Kemenhub,” ujar Quirina A.P. Mintje, Kasubbag Kepegawaian dan Keuangan BP3 Banyuwangi.

Olimpiade ini tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar Banyuwangi saja, melainkan seluruh pelajar SMA/SMK sederajat mulai kelas X hingga XII di tanah air.

Bidang keilmuan yang dilombakan dalam olimpiade ini sesuai dengan mata pelajaran yang diujikan Ujian Nasional (UN), yakni matematika, fisika, dan bahasa Inggris.

Kriteria juara dalam olimpiade ini ada dua. Kategori juara satu hingga tiga untuk masing-masing bidang keilmuan, serta juara umum untuk nilai tertinggi dari total tiga mata pelajaran.

Kadek Dwi Bagus, salah satu pelajar SMA Negeri 4 Denpasar mengatakan, dirinya sengaja ikut ajang ini, sebagai persiapan untuk ikut mengikuti tes calon pilot tahun depan.

“Ini sebagai pengalaman saya dalam mengikuti tes. Anggap saja lomba ini sebagai kegiatan tes masuk ke sekolah penerbangan,” ujarnya saat ditemui usai lomba.

Hal yang sama diungkapkan oleh Ahmad F Ramadhan, pelajar MAN Cendekia Serpong, Banten. Dirinya mengaku keikutsertaan Olimpiade Sains tingkat nasional ini, untuk menambah pengetahuan dalam bidang sains dan penerbangan.

Baca :
Perbaiki Teras, Warga Sidodadi Meninggal Kesetrum

“Kami harap ajang seperti ini terus digelar. Karena akan bisa menambah keilmuan pelajar khususnya sains,” tambahnya.