Renang Meleset dari Target

0
660

CABANG renang tak satu pun berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen Banyuwangi pada hari pertama perlombaan di kolam renang di GOR Tawang Alun, Banyuwangi, kemarin (6/6). Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Banyuwangi, I Gede Eka Darmayana, yang menyaksikan langsung pertandingan tersebut mengatakan, sebenarnya harapan ada pada Arin  Nahda Zhafira yang terjun pada nomor gaya bebas 400 meter putri.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Atlet yang baru berusia 11 tahun tersebut berhasil  masuk pada babak final dan bersaing ketat dengan Ellen Andrea Sutandar dari Kota Surabaya. “Mereka  berkejaran mencapai finish,” cetus Gede.  Ia yakin Arin akan menyabet perunggu pada saat itu. Menurut Gede, Arin hanya kalah kekuatan fisik atas  musuhnya.

Sayang, siswa SD Penganjuran  tersebut hanya berhasil menempati posisi empat dengan waktu 5 menit 9 detik. Atau lebih lambat tiga detik dari juara tiga Ellen Andrea dengan waktu 5 menit enam detik. Juara pertama diraih Sidoarjo atas nama Dea Salsabila Putri dengan waktu 4 menit 49 detik.

Posisi kedua Gresik yang diwakili Dea Hidayati dengan waktu 5 menit.  Selain Arin, atlet Banyuwangi yang berhasil menembus final adalah Andhie Rifky. Sayang ia tidak berhasil menempati tiga besar pada nomor 400 meter gaya bebas putra. Atlet dengan sapaan Kiky tersebut harus puas di posisi ke enam dengan  waktu 4 menit 5 detik.

Sementara itu, Anggun Cahyaning Putri yang terjun pada 100 meter gaya punggung dan Jane Gwenogia Jandoko pada nomor 100 meter gaya bebas sudah tersingkir pada babak penyisihan. Gede menyatakan masih ada harapan pada dua nomor hingga pertandingan renang berakhir,  yakni 800 meter gaya bebas putri yang akan berlangsung  hari ini.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2