sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan menggelar perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara pada Kamis sore (5/2/2026).
Agenda ini disebut-sebut mencakup pelantikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru serta pengucapan sumpah Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Kabar reshuffle ini menguat setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan adanya pembahasan terkait pengisian sejumlah jabatan strategis yang saat ini masih kosong.
Salah satu jabatan yang menjadi perhatian utama adalah Wakil Menteri Keuangan, yang ditinggalkan Thomas Djiwandono setelah resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Selasa (27/1/2026).
Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah telah membahas rencana pengisian posisi tersebut.
Namun hingga Rabu malam (4/2/2026), Presiden Prabowo Subianto belum mengambil keputusan final terkait sosok pengganti Thomas.
“Kalau rencananya ada, tetapi sampai tadi malam belum diputuskan. Sehingga kalau misalnya ada, kemungkinan hanya menambah atau mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Bapak Thomas Djiwandono,” ujar Prasetyo di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Kondisi ini membuat posisi Wamenkeu praktis lowong selama lebih dari sepekan, di tengah agenda besar pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal dan ekonomi nasional.
Nama Juda Agung Menguat sebagai Kandidat Wamenkeu
Di tengah ketidakpastian keputusan Presiden, nama Juda Agung mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kursi Wamenkeu.
Juda Agung dikenal sebagai mantan Deputi Gubernur BI yang sebelumnya mengundurkan diri sebelum Thomas Djiwandono terpilih melalui proses fit and proper test di DPR RI.
Isu tersebut bahkan tidak dibantah oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Meski enggan mendahului keputusan Presiden Prabowo, Purbaya mengakui bahwa Juda Agung memiliki peluang besar.
“Kelihatannya sih salah satu calon yang kuat ya. Saya sudah ketemu dengan beliau dan kelihatannya dia calon yang kuat,” ungkap Purbaya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Jika benar dilantik, Juda Agung diproyeksikan akan menjadi tandem strategis bagi Menkeu dalam menghadapi tantangan fiskal, pembiayaan pembangunan, hingga penguatan koordinasi kebijakan moneter dan fiskal.
Adies Kadir Dilantik Jadi Hakim MK
Selain pengisian posisi Wamenkeu, reshuffle Kabinet Merah Putih kali ini juga akan diwarnai dengan pelantikan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.
Page 2
Prasetyo Hadi memastikan bahwa agenda tersebut akan berlangsung pada hari yang sama.
“Nanti sore akan ada agenda untuk Hakim MK yang merupakan perwakilan dari DPR, yang kemarin sudah diputuskan di sidang paripurna,” ujarnya.
Adies Kadir, yang merupakan mantan Wakil Ketua DPR RI, akan mengucapkan sumpah jabatan sebagai hakim konstitusi langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Disetujui DPR, Gantikan Arief Hidayat
Adies Kadir terpilih sebagai calon Hakim MK setelah mendapat persetujuan seluruh fraksi di Komisi III DPR RI pada Senin (26/1/2026). Ia menggantikan Arief Hidayat yang akan memasuki masa pensiun pada Februari 2026.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menjelaskan bahwa pergantian tersebut mengacu pada Keputusan DPR Nomor 11/DPR.RI/1/2025-2026.
Menurutnya, Mahkamah Konstitusi saat ini membutuhkan penguatan dari sosok hakim yang memiliki pemahaman hukum menyeluruh serta rekam jejak yang mumpuni.
“Komisi III DPR RI menilai sangat penting adanya sosok hakim konstitusi yang memiliki pemahaman hukum yang komprehensif serta rekam jejak yang cemerlang dalam dunia hukum sehingga menjadi sosok penting dalam mengembalikan marwah Mahkamah Konstitusi,” tegas Habiburokhman.
Reshuffle Jadi Sinyal Konsolidasi Pemerintahan
Rencana reshuffle ini dipandang sebagai langkah konsolidasi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kinerja Kabinet Merah Putih di awal masa pemerintahan.
Pengisian jabatan strategis seperti Wamenkeu dan Hakim MK dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus supremasi hukum.
Publik kini menanti kepastian resmi dari Istana terkait nama Wamenkeu baru serta agenda lengkap reshuffle yang akan diumumkan dalam pelantikan sore ini. (*)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan menggelar perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara pada Kamis sore (5/2/2026).
Agenda ini disebut-sebut mencakup pelantikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru serta pengucapan sumpah Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Kabar reshuffle ini menguat setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan adanya pembahasan terkait pengisian sejumlah jabatan strategis yang saat ini masih kosong.
Salah satu jabatan yang menjadi perhatian utama adalah Wakil Menteri Keuangan, yang ditinggalkan Thomas Djiwandono setelah resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Selasa (27/1/2026).
Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah telah membahas rencana pengisian posisi tersebut.
Namun hingga Rabu malam (4/2/2026), Presiden Prabowo Subianto belum mengambil keputusan final terkait sosok pengganti Thomas.
“Kalau rencananya ada, tetapi sampai tadi malam belum diputuskan. Sehingga kalau misalnya ada, kemungkinan hanya menambah atau mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Bapak Thomas Djiwandono,” ujar Prasetyo di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Kondisi ini membuat posisi Wamenkeu praktis lowong selama lebih dari sepekan, di tengah agenda besar pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal dan ekonomi nasional.
Nama Juda Agung Menguat sebagai Kandidat Wamenkeu
Di tengah ketidakpastian keputusan Presiden, nama Juda Agung mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kursi Wamenkeu.
Juda Agung dikenal sebagai mantan Deputi Gubernur BI yang sebelumnya mengundurkan diri sebelum Thomas Djiwandono terpilih melalui proses fit and proper test di DPR RI.
Isu tersebut bahkan tidak dibantah oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Meski enggan mendahului keputusan Presiden Prabowo, Purbaya mengakui bahwa Juda Agung memiliki peluang besar.
“Kelihatannya sih salah satu calon yang kuat ya. Saya sudah ketemu dengan beliau dan kelihatannya dia calon yang kuat,” ungkap Purbaya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Jika benar dilantik, Juda Agung diproyeksikan akan menjadi tandem strategis bagi Menkeu dalam menghadapi tantangan fiskal, pembiayaan pembangunan, hingga penguatan koordinasi kebijakan moneter dan fiskal.
Adies Kadir Dilantik Jadi Hakim MK
Selain pengisian posisi Wamenkeu, reshuffle Kabinet Merah Putih kali ini juga akan diwarnai dengan pelantikan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.








