Rumah Retak, Wadul DPRD

0
373
DEMO: Warga Muncar membentangkan poster di teras gedung DPRD Banyuwangi kemarin.
DEMO: Warga Muncar membentangkan poster di teras gedung DPRD Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI – Protes pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpadu di Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, terus berlanjut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pasca retaknya rumah warga dan fasilitas umum akibat getaran mesin pemasang tiang pancang proyek tersebut, puluhan warga Muncar melakukan unjuk rasa di kantor DPRD Banyuwangi kemarin (24/10).

Puluhan warga yang mengaku terdampak pembangunan IPAL Terpadu yang berlokasi di tanah eks Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tratas itu datang ke kantor wakil rakyat menumpang satu unit truk dan beberapa kendaraan roda dua.

Sesampai di kantor dewan, mereka langsung menggelar spanduk dan poster berisi penolakan pendirian IPAL Terpadu tersebut. Koordinator aksi, Suwandi mengatakan, penolakan warga terhadap pendirian IPAL itu didasari beberapa alasan kuat, di antaranya lokasinya terlalu dekat dengan permukiman penduduk.

Selain itu, lokasi pendirian IPAL tersebut juga tidak sesuai rencana semula, yakni di sebelah selatan Pelabuhan Induk Muncar. “Pemasangan tiang pancang pertama saja sudah mengakibatkan 21 rumah warga dan satu musala retak,” ujarnya. Alasan lain yang tidak kalah kuat, tanah eks TPI Tratas selama ini kerap dimanfaatkan para nelayan Muncar sebagai tempat memperbaiki perahu, jaring, dan lain-lain.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last