Salah Satu Pelopor Pendirian NU dan Ansor

0
740
KENANGAN: Kiagus Abdul Azis Saleh menunjukkan foto Kiai Saleh (tengah) bersama empat muridnya.
KENANGAN: Kiagus Abdul Azis Saleh menunjukkan foto Kiai Saleh (tengah) bersama empat muridnya.

Siapa sangka, salah satu bidan lahirnya ormas Islam terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU) ternyata berasal dari Banyuwangi. Kiai Saleh, putra asli Bumi Blambangan merupakan salah satu formatur pembentukan pengurus NU yang pertama.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

LANTUNAN ayat suci bergema dari pengeras suara yang dipasang di Masjid Kiai Saleh, yang berlokasi di tengah perkampungan penduduk, tepatnya di Jalan Enggano, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, siang kemarin (14/10).

Di mulut gang menuju masjid tersebut, terpampang spanduk bertuliskan “Haul ke 62 Kiai Saleh Lateng”. Belakangan diketahui, gang itu bukanlah satu-satunya jalan masuk menuju masjid yang cukup megah tersebut. Akses lain menuju Masjid Kiai Saleh adalah melalui Jalan Riau.

Di teras masjid tersebut tampak dua orang paro baya sedang duduk bersila. Salah satunya adalah Kiagus Abdul Azis Saleh. Pria berusia 86 tahun itu adalah satusatunya anak dari 33 putra-putri Kiai Saleh yang masih hidup.

“Mari ke rumah saja. Saya ceritakan sejarah Kiai Saleh di sana, agar tidak mengganggu orang yang sedang mengaji,” ujarnya setelah mengetahui maksud kedatangan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi. Sesampai di rumah yang berjarak sekitar 50 meter dari masjid tersebut, Azis langsung menceritakan sejarah sang ayah.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last