sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kabar baik bagi masyarakat yang akan mudik melintasi jalur Jawa–Bali pada Lebaran 2026.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggelontorkan stimulus berupa diskon tarif penyeberangan sekaligus menerapkan kebijakan single tarif di sejumlah lintasan padat.
Kebijakan ini dipastikan membuat biaya penyeberangan lebih terjangkau, terutama pada lintasan strategis Pelabuhan Ketapang–Pelabuhan Gilimanuk yang menjadi urat nadi mobilitas Jawa–Bali saat arus mudik dan balik.
Diskon Berlaku 20 Hari, Potongan Setara 21,9 Persen
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, kebijakan ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah dan BUMN untuk meringankan beban masyarakat yang pulang kampung.
“Stimulus diskon berlaku 20 hari, mulai 12 hingga 31 Maret 2026. Bentuknya pembebasan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan, meliputi pas masuk dan dermaga yang setara potongan sekitar 21,9 persen dari total tiket penyeberangan,” ujarnya.
Artinya, pemudik yang menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk maupun sebaliknya akan merasakan penurunan harga tiket secara langsung selama periode tersebut.
Sasar Pejalan Kaki dan Kendaraan Penumpang
Untuk lintasan Ketapang–Gilimanuk (PP), diskon menyasar pejalan kaki dan kendaraan penumpang, khususnya Golongan II dan Golongan IVA layanan reguler.
Skema serupa juga diterapkan di lintasan padat lain seperti:
-
Pelabuhan Merak–Pelabuhan Bakauheni
-
Pelabuhan Lembar–Pelabuhan Padangbai
-
Pelabuhan Kayangan–Pelabuhan Pototano
-
Pelabuhan Sape–Pelabuhan Labuan Bajo
Total anggaran stimulus nasional mencapai Rp 35,55 miliar. Manfaatnya diproyeksikan dirasakan 403.487 penumpang dan 945.501 kendaraan, atau sekitar 2,4 juta orang jika dikonversi dari jumlah penumpang dalam kendaraan.







