Selamatan Kampung Seblang Bakungan Sedot Minat Wisatawan

0
1086
Selamatan Kampung Seblang Bakungan
Selamatan Kampung Seblang Bakungan (Foto: banyuwangikab.go.id)

BANYUWANGI – Banyuwangi terus melestarikan dan mengembangkan tradisi masyarakatnya. Salah satunya yang terus diuri-uri adalah ritual Seblang Bakungan, ritual suku Using asli di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, yang digelar malam tadi (10/9) di Balai Desa Bakungan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Seblang Bakungan adalah tarian yang dibawakan oleh wanita tua dalam kondisi kerasukan roh atau tidak sadar diri. Seblang tahun ini ditarikan oleh Supani (66). Supani adalah seorang wanita tua keturunan Seblang yang telah menari ritual seblang selama empat tahun berturut-turut. Dia juga merupakan keturunan Seblang Misna yang telah pensiun dari Seblang 14 tahun yang lalu.

Dalam ritualnya, setelah dibacakan mantra dan doa, sesaat kemudian Seblang langsung kerasukan roh tidak sadarkan diri dan menari dengan mengikuti irama gending dinyanyikan. Gending-gending yang dikumandangkan untuk mengiringi penari seblang itu ada 13 gending, diantaranya Seblang Lukinto, Podo Nonton, Ugo-ugo dan Kembang Gading.

Ini tahun kedua bagi ritual Seblang Bakungan dimasukkan sebagai agenda Banyuwangi Festival 2017. Upaya Pemkab Banyuwangi dalam mengangkat tradisi lokal ke dalam Banyuwangi Festival ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian seni dan budaya daerah.

“Kita ingin seni dan budaya Banyuwangi terus eksis dan mendapatkan panggung untuk bisa ditampilkan ke khalayak luas,”kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat membuka festival ini secara facetime.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last