Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Sembilan Hari Dapat Rp 2,1 M

Penerimaan PBB Tertinggi dalam 10 Tahun

BANYUWANGI – Pembukaan loket drive thru pajak bumi dan bangunan (PBB) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Banyuwangi mendongkrak penerimaan pendapatan asli daerah (PAD). Dalam sembilan hari operasi, loket drive thru berhasil meraup setoran PBB senilai Rp 2,1 miliar. Realisasi penerimaan PBB melalui loket drive thru itu sempat membuat kaget petugas PBB. Bahkan, Kepala Dispenda Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo W., semula tidak percaya dengan penerimaan PBB itu.

Selama ini, setoran penerimaan PBB tidak pernah lebih dari Rp 100 juta. Namun, sejak loket drive thru dibuka, setoran PBB setiap hari di atas Rp 100 juta atau terbesar dalam 10 tahun. “Dalam seminggu, loket drive thru menerima setoran PBB dari wajib pajak hingga Rp 790 juta,” ungkap Suyanto. Nilai setoran yang masuk melalui loket drive thru cukup besar dibanding yang disetorkan melalui rekening bank. Setoran PBB yang masuk lewat loket drive thru berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta lebih.

Pembukaan loket drive thru itu, kata Suyanto, memberi dampak yang cukup besar terhadap kepercayaan wajib PBB untuk membayar kewajibannya. Karena itu, layanan PBB melalui loket drive thru akan terus ditingkatkan agar wajib pajak nyaman dan aman melaksanakan kewajibannya. Sejak loket drive thru dibuka, lanjut Suyanto, trust masyarakat wajib PBB terus meningkat.

Jika wajib pajak memiliki saran dan pendapat terkait layanan loket drive thru yang lebih nyaman, aman, dan cepat, dia minta tidak segan-segan menyampaikan ke Dispenda. Walau sudah ada loket drive thru, tapi Dispenda akan terus jemput bola. Layanan keliling Dispenda akan terus road show demi mendekatkan layanan kepada wajib pajak. “Kita akan kerja keras membangun kepercayaan wajib pajak,” katanya. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE