Simulasi Antisipasi Kebakaran Hutan

0
121
CEKATAN: Puluhan petugas Perhutani Banyuwangi memeragakan cara memadamkan api yang membakar hutan kemarin.

PURWOHARJO – Perhutani selaku pengelola kawasan hutan bukan hanya mengelola dan memproduksi sumber daya hutan (SDH). Lebih dari itu, Perhutani juga harus menjaga keamanan hutan, termasuk dari bahaya kebakaran.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebagai bentuk antisipasi terhadap kebakaran hutan, kemarin Perhutani Banyuwangi Selatan menggelar apel siagadan simulasi pemadaman kebakaran yang dipusatkan di Petak 69, BKPH Karetan, masuk Kecamatan Purwoharjo.

Kegiatan yang dihadiri langsung Administrator Perhutani Banyuwangi Selatan, Achmad Basuki SHut, MM, tersebut diikuti 70 petugas Perhutani Banyuwangi Selatan dan 36 satuan tugas pemadam kebakaran (satgas damkar). Ada juga seorang Pabin Jagawana dari kepolisian, AKP Setyo Widodo Acmad Basuki menegaskan bahwa menjaga keamanan hutan bukan hanya menjaga dari aktivitas pencurian pohon, tapi juga dari bahaya kebakaran hutan.

“Jangan ada petugas yang tidak kooperatif dan lamban dalam menindaklanjuti infor-masi kebakaran hutan dari masyarakat,” tegasnya. Dia juga menyerukan agar petugas Perhutani terus memantau dan melakukan deteksi dini terhadap titik-titik rawan kebakaran.

Yang tidak kalah penting , petugas Perhutani diharapkan bisa melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat yang keluar-masuk hutan agar tidak membuang puntung rokok dan membakar sesuatu di kawasan hutan. “Sebab, musim kema-rau sangat rawan kebakaran hutan,” paparnya. (radar)

Loading...