Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Sirkuit Menantang, Rawan Ndelosor

BANYUWANGI – Persaingan di arena motocross dan grasstrack di sirkuit nasional Kumendung, Muncar, ditabuh mulai besok. Ada ratusan pembalap lokal dan nasional yang akan meramaikan sirkuit yang dirancang dan didesain memiliki kesulitan tersendiri bagi pembalap itu. Mereka akan bertanding di 11 kategori di ajang yang memperebutkan Piala Kapolres Banyuwangi itu. Pembalap khusus Banyuwangi akan bertanding di kelas bebek standar pemula.

Selanjutnya, ada kelas bebek standar pemula terbuka, bebek modifi kasi terbuka junior, bebek modifi kasi 2 tak terbuka senior, dan bebek modifi kasi 4 tak terbuka senior. Juga ada nomor campuran antara sport dan trail untuk klasifi kasi senior. Untuk spesialis mini moto, akan dipertandingkan klasifi kasi khusus untuk usia maksimal 15 tahun terbuka. Berikutnya juga turut dipertandingkan nomor FFA terbuka dan adventure 35 tahun ke atas non pembalap 150 cc.

Nomor prestisius di ajang ini, yakni spesial engine (SE) SE 50 cc terbuka dan SE 125-250 cc terbuka MX 2 terbuka, siap memacu adrenalin pembalap dan penonton. Ketua penyelenggara, Supriyadi menuturkan, kejuaraan ini akan menjadi kalender kedua yang digelar di sirkuit Kumendung. Pembalap nasional hingga lokal bakal unjuk kebolehan. “Kita akan lihat siapa saja yang akan unggul dan naik di podium juara,” tuturnya. Meski menyandang sebagai status sebagai pembalap nasional, peserta diwanti-wanti tidak meremehkan sirkuit ini.

Pengalaman di tahun pertama di tahun 2012 di ajang yang sama, tidak sedikit pembalap yang harus mencium tanah saat balapan. Dibutuhkan stamina dan teknik yang matang untuk menaklukkan rintangan yang ada. Di sisi lain, Supriyadi menyatakan sirkuit ini memiliki tingkat keamanan maksimal. Pembalap pemula bisa merasakannya saat berlomba di atas sirkuit nanti. “Sirkuit ini memiliki desain maksimal terutama rintangan dan keamanan bagi pembalap,” katanya. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE