Siswa Pembawa Pedang Masih Diamankan

0
300

BANYUWANGI – Siswa berini- sial FND, 17, yang tertangkap membawa senjata tajam saat konvoi kelulusan SMA Sabtu lalu (26/5), ternyata belum diizinkan pulang. Pelajar tersebut masih diamankan di ruang tahanan (rutan) Polres Banyuwa- ngi hingga kemarin (27/5). Polisi masih memeriksa salah satu siswa SMK swasta tersebut. “FND untuk sementara masih kita amankan di polres, akan kita periksa dulu,” cetus Kasatreskrim Polres Banyuwangi AKP Bagus Ikhwan Christian.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kasatreskrim Bagus mengaku, pihaknya masih akan mendalami motif siswa itu membawa pedang saat konvoi kelulusan. Apalagi, pedang tersebut sempat dikeluarkan hingga menimbulkan kecurigaan pe- tugas. “Ini jelas bentuk pelang- garan,” sebutnya. Menurut Bagus, alasan FND membawa pedang hanya un- tuk jaga-jaga bila ada tawuran, itu tidak bisa dinalar. Untuk menguak tabir ini, siswa tersebut terpaksa harus menginap di mapolres. “Kalau membawa sajam itu ke ladang dan sawah baru tidak masalah, ini bawa sajam di jalan raya,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, keceriaan kelulusan siswa SMA, MA, dan SMK di Kabupaten Banyuwangi sedikit ternoda. Saat menggelar konvoi kelulusan di perempatan Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, FND alias F, 17, ditangkap polisi. Dia diamankan petugas Satlantas Polres Banyuwangi karena mengacungkan pedang. Aksi FND yang membawa pedang ini, ternyata terpantau oleh anggota kepolisian yang sedang mengamankan kelulusan pelajar SMA.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Curi HP, Pria Asal Giri Ditangkap Polisi