Siswa Senior Aniaya Junior, Kepala SMKN 1 Kalipuro Dapat Teguran Keras

0
936

Dalam kesepakatan itu, siapa saja yang tidak masuk sekolah akan ditempeleng pelan oleh teman satu kelasnya. ”Korban ini juga ikut menempeleng jika ada temannya tidak masuk sekolah. Tapi giliran ditempeleng kok malah tidak terima. Padahal itu kesepakatan dibuat sendiri antar sesama teman kelas satu,” jelasnya.

Mengetahui ada kejadian tersebut, dia sebagai kepala sekolah juga tidak tinggal diam. Dia langsung menghentikan tindakan tersebut. ”Saya tidak mengizinkan adanya kontak fisik baik yang sifatnya keras maupun lembut dan kontak fisik yang sifatnya tidak perlu,” terang Yuskardiman.

Diberitakan sebelumnya, seorang siswa Sekolah Pelayaran SMKN 1 Kalipuro, FAD diduga menjadi korban penganiayaan teman sekelasnya. Korbannya adalah FAD, warga Jalan Agung Wilis, 45, Kelurahan Temenggungan. Pelajar berusia 15 tahun itu mengalami luka memar di bagian pipi setelah ditampar bergantian oleh rekan sekelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, Syahrir, 44, ayah korban melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Kalipuro. Sejauh ini, polisi juga telah mengambil keterangan sejumlah saksi dalam perkara tersebut.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 | 2 |3 | Last