Status Negeri Poliwangi di Depan Mata

0
473
UNTUK BERSAMA: Asmuji (kiri) bersama H. Mujib yang mewakili kasek se-Kabupaten Banyuwangi saat penekenan MoU bersama dunia industri, Sabtu (31/3).

Yakinkan Kasek dengan Nota Kesepahaman


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KABAT–Politeknik Banyuwangi (Poliwangi) memiliki cara jitu untuk menggaet mahasiswa baru. Model promosi berbentuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Politeknik Banyuwangi bersama SMA/SMK/MA dan dunia industri se-Kabupaten Banyuwangi dilakukan Sabtu (31/3) lalu di aula kampus Poliwangi.

Yayasan Pendidikan Tinggi Banyuwangi terus berupaya menyakinkan berbagai kalangan bahwa Poliwangi merupakan salah satu kampus yang patut diperhitungkan. Setidaknya itu terlihat dari semangat menggelora, yang disampaikan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Banyuwangi, Drs. Sabari, MM di hadapan puluhan kepala sekolah (Kasek) SMA/SMK/MA dan dunia industri.

Selain kasek, acara itu juga dihadiri Asisten Pembangunan dan Kesra Pemkab Suhartoyo dan Pembina Poliwangi Drs. Sukandi. Dari dunia industri, dihadiri pihak perbankan, Gapensi, dan pengusaha lainnya. Dalam sambutannya, Drs. Sabari menjelaskan optimismenya bahwa sesaat lagi status Poliwangi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) benarbenar segera menjadi kenyataan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhammad Nuh menyampaikan, Poliwangi meraih nilai tertinggi hasil evaluasi proses penegerian universitas dan Politeknik di Indonesia. “Dari ratusan proposal pengajuan Politeknik untuk mengubah statusnya menjadi negeri, Poliwangi Banyuwangi dianggap meraih rating tertinggi.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last