Sudah 20 Tahun Kakek Tinggal di Gubuk Reyot

0
1768

Sujaini mengaku tinggal di gubuk ini sejak putri tanggalnya meninggal puluhan tahun lalu. Sebelumnya, istrinya juga telah meninggalkan untuk selamanya. “Saya hanya mampu beli kayu, genting, dan gedhek untuk membuat rumah, dulu tidak pakai lampu,” ujarnya.

Dengan satu putri yang sudah meninggal, kakek ini sebenarnya memiliki tiga orang cucu. Ketiga cucunya, tinggal bersama menantu dan keluarganya. “Sejak anak saya meninggal, saya tinggal sendirian di sini,” terangnya.

Sujaini menyebut saat kali pertama menempati lahan kas desa itu, usianya sekitar 50 tahun. Dia menempati lahan kas desa, karena sudah tidak punya apa-apa lagi. Kondisinya semakin memburuk, karena tidak bekerja. “Makan diberi tetangga, kadang juga diberi cucu,” cetusnya.

Meski kondisinya jauh dari kecukupan, Sujaini mengaku tetap bersyukur karena sejumlah tetangganya masih ada yang peduli dengan memberi makanan. “Saya hanya berharap tetap sehat dan bisa hidup. Kalau bantuan, saya tidak tahu semoga saja ada,” katanya.

Salah satu cucu mantu Sujaini, Tiara, 30, mengaku baru tahu kalau Sujaini tinggal di gubuk itu sejak tiga tahun terakhir. “Sejak tahu tinggal di gubuk ini, saya yang memberi makanan,” ungkapnya. (radar)

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Pohon Beringin Berusia Ratusan Tahun Tumbang Disapu Angin