Sukses Panen Pujian

0
586

BANYUWANGI – Ajang Pekan Seni Pelajar (PSP) Jawa Timur yang berlangsung di Banyuwangi resmi ditutup kemarin malam (3/6). Penutupan itu dihadiri Kepala UPT Pendidikan dan Pengembangan Kesenian Sekolah pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Evi Wijayanti.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dia mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan PSP di Banyuwangi. Evi mengatakan, dukungan masyarakat dan  pemerintah Banyuwangi untuk mempersiapkan  akomodasi dan fasilitas bagi peserta PSP sangat baik. Hal itu menunjukkan kepedulian yang tinggi dari kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini terhadap seni.

Banyuwangi dapat menjadi salah  satu barometer seni dan budaya di  Jawa Timur. PSP akan menjadi ajang seleksi sebelum menuju ke tingkat  nasional,” terang Evi. Menanggapi pernyataan tersebut, Kadispendik Banyuwangi,  Sulihtiyono mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan acara seni untuk siswa tingkat SD hingga SMA itu tidak lepas dari  koordinasi dan dukungan banyak  pihak yang peduli terhadap perkembangan seni dan budaya.

Terkait posisi Banyuwangi sebagai  juara dua, Sulih mengakui Surabaya sebagai juara umum  adalah pesaing terberat karena pembinaan seni dan budaya sudah lebih dulu tertata di sana dengan adanya Institute Seni dan Budaya.  Namun, Sulih optimistis dengan  memaksimalkan kegiatan seni,  termasuk pada ekstrakurikuler sekolah, Banyuwangi dapat menuai hasil lebih baik di ajang PSP selanjutnya tahun 2017.

Loading...

“Kami  juga meminta maaf atas beberapa ketidaknyamanan, termasuk  pemindahan venue yang mendadak karena bersamaan dengan Porprov Jatim. itu demi kelancaran semuanya dan kami siap seandainya Banyuwangi ditunjuk lagi sebagai tuan rumah Pekan Seni Pelajar 2017,” kata Sulih.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2