Sulap Rumah untuk Workshop Batik

0
393
ANTIK:H. Mochamad Suyadi berada di pintu berhiaskan ukiran Jepara.
ANTIK:H. Mochamad Suyadi berada di pintu berhiaskan ukiran Jepara.

GALERI Virdes Batik Collection, yang dikelola H. Mochamad Suyadi di Jalan Doktren Baitus Salam, Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, bukan hanya dijadikan tempat usaha. Tetapi lokasi itu juga dimanfaatkan untuk pendidikan batik.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Di areal yang cukup luas itu, Suyadi memanfaatkan rumah dan lahan pribadinya sebagai pusat kegiatan bagi yang mau belajar batik. Berbagai fasilitas telah disiapkan bagi kepentingan umum itu. “Kami hanya ingin membantu siapa saja yang mau belajar batik,” cetus Suyadi.

Rumah di bagian depan dibangun dua lantai. Bangunan itu dijadikan untuk galeri batik hasil kreasinya. Di lantai dasar, kain batik beraneka motif dipajang bersama sejumlah potong baju dan kaos batik. Sedangkan lantai dua sengaja diperuntukkan memajang kain yang harganya relatif mahal, karena terbuat dari bahan sutera.

Loading...

“Kita ini terbuka kok,” ujarnya. Di galeri lantai dasar, Suyadi memajang 34 motif batik asli Banyuwangi. Puluhan gambar motif itu dibingkai pigura khusus, sehingga terlihat seperti barang kuno. “Batik di Banyuwangi dengan motif yang khas itu, umurnya sudah tua, dan itu harus dilestarikan,” terangnya.

Bila rumah bagian depan disulap jadi galeri, rumah bagian belakang justru dijadikan tempat untuk workshop. Rumah pribadinya yang antik dengan pintu penuh ukir-ukiran, itu sering dibuka untuk menemui para tamu. Padahal, sebenarnya di kompleks itu sudah dibangun ruang tamu. “Yang senang lesehan dan duduk di kursi juga ada,” ungkapnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2