sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan barang sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Dibandingkan periode yang sama tahun 2024, volume angkutan barang mengalami peningkatan signifikan, mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap moda transportasi kereta api yang andal, aman, dan berkelanjutan.
Berdasarkan data perusahaan, total volume angkutan barang KAI Daop 8 Surabaya pada tahun 2025 mencapai 2.847.250 ton.
Angka ini meningkat sebesar 38,18 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang tercatat sebanyak 2.060.529 ton.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan tren positif pemanfaatan kereta api sebagai solusi distribusi logistik di Pulau Jawa.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi peningkatan layanan angkutan barang dari tahun ke tahun.
Menurutnya, pertumbuhan volume angkutan tidak terlepas dari berbagai upaya optimalisasi operasional yang dilakukan perusahaan.
“Pencapaian ini didukung oleh peningkatan frekuensi perjalanan dan rute layanan, optimalisasi jumlah gerbong dalam satu rangkaian, serta ketepatan waktu pengiriman barang kepada pelanggan,” ujar Mahendro, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Manchester United Terancam Gagal! Raksasa Eropa Ikut Mengintai Bek Sensasional Serie A
Keunggulan Angkutan Barang Kereta Api
Angkutan barang menggunakan kereta api memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan moda transportasi lainnya.
Salah satu keunggulan utama adalah ketepatan waktu pengiriman.
Kereta api beroperasi dengan jadwal yang pasti dan tidak terpengaruh oleh kemacetan lalu lintas, sehingga distribusi barang dapat berlangsung lebih efisien dan terprediksi.
Selain itu, kereta api mampu mengangkut barang dalam jumlah besar sekaligus, menjadikannya solusi ideal untuk kebutuhan logistik skala industri.
Efisiensi ini turut berkontribusi pada penurunan biaya operasional bagi pelanggan, khususnya untuk pengiriman jarak menengah hingga jauh.
Page 2
Page 3
Dari sisi keamanan, KAI Daop 8 Surabaya menerapkan standar pengamanan yang ketat.
Pengawalan selama perjalanan, pemeriksaan rutin di titik pemberhentian, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang disiplin dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keandalan pengiriman barang.
Baca Juga: Penumpang Kereta Api KAI Daop 5 Purwokerto Tembus 4,3 Juta, Ini Faktor Pendorongnya
Jangkauan Layanan Luas di Pulau Jawa
Saat ini, layanan angkutan barang KAI Daop 8 Surabaya telah menjangkau puluhan kota dan kabupaten di Pulau Jawa.
Jaringan ini menghubungkan kawasan industri dengan pelabuhan, pusat ekonomi, serta sentra distribusi nasional.
Dengan konektivitas tersebut, kereta api menjadi tulang punggung distribusi logistik yang mendukung kelancaran rantai pasok nasional.
Mahendro menambahkan bahwa perluasan dan penguatan jaringan layanan akan terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.
“Kami akan terus berinovasi dan mempersiapkan strategi-strategi andalan di tahun 2026 guna mendukung peningkatan kebutuhan pelanggan angkutan barang menggunakan kereta api,” jelasnya.
Baca Juga: Prediksi Como vs AC Milan: Laga Tertunda Penuh Drama, Rossoneri Terancam Kehilangan Poin di Danau Como
Transportasi Ramah Lingkungan dan Target 2026
Selain unggul dari sisi efisiensi dan keamanan, kereta api juga dikenal sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan.
Penggunaan transportasi berbasis rel membantu menekan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda jalan raya.
Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan Net Zero Emission 2060 serta pengembangan ekonomi hijau di sektor transportasi.
Sebagai bagian dari strategi jangka menengah, KAI Daop 8 Surabaya menargetkan volume angkutan barang rata-rata harian pada tahun 2026 mencapai lebih dari 8.292 ton.
Target ini mencerminkan optimisme perusahaan terhadap pertumbuhan kebutuhan logistik yang cepat, aman, dan berkelanjutan.
Dengan capaian kinerja tahun 2025 dan target ambisius di tahun 2026, KAI Daop 8 Surabaya optimis angkutan barang berbasis kereta api akan terus menjadi pilihan utama pelaku industri.








