Tambang Pasir Sukorejo Ditutup

0
723

BANGOREJO – Penambangan pasir yang diduga tidak mengantongi izin ternyata masih cukup marak. Itu seperti di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo. Di tempat itu penambang  mengeruk lahan yang berdekatan dengan  perumahan penduduk.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Karena sering diprotes warga, tambang pasir milik Khotib, 37, warga Dusun Sukomukti,  Desa Sukorejo, yang sudah berlangsung lama itu akhirnya ditutup Camat Bangorejo, Hardiono, Rabu (13/1). Dalam penutupan itu, camat didampingi kepala desa (kades) dan perwakilan warga.

“Sebelum tambang pasir itu kita tutup, kita kumpulkan pemilik tambang pasir dan warga,” terang Camat Bangorejo, Hardiono. Berdasar keterangan pemilik tambang,  terang camat, kegiatan penambangan pasir di wilayahnya itu belum mengantongi izin.

Loading...

“Kita tutup karena belum ada izin,” katanya kepada Jawa Pos Radar Genteng kemarin (15/1). Saat dilakukan pertemuan bersama, jelas dia, pemilik tambang pasir menerima penutupan itu.  Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan pemantauan.

“Tambang pasir yang tidak ada izinnya akan terus kita pantau,” cetusnya. Meski penanganan tambang pasir itu berada di tangan Pemprov  Jatim, pihaknya meminta warga tidak main-main dengan tambang pasir. Bila ingin berope rasi, harus mengurus izin  dulu. “Sebelum izin keluar, kegiatan  tambang pasir jangan dimulai dulu,” pintunya. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2