Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Tasyakuran PPPK Kemensos di Wongsorejo, Delapan Pendamping Resmi Sandang SK Negara

tasyakuran-pppk-kemensos-di-wongsorejo,-delapan-pendamping-resmi-sandang-sk-negara
Tasyakuran PPPK Kemensos di Wongsorejo, Delapan Pendamping Resmi Sandang SK Negara

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Rasa syukur dan haru mewarnai tasyakuran sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos) yang bertugas di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Acara sederhana namun penuh makna itu digelar di Pendopo Kecamatan Wongsorejo, menyusul diterimanya Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK pada 3 Oktober 2025 lalu.

Kegiatan tasyakuran tersebut dihadiri oleh staf kecamatan, para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta pendamping Rehabilitasi Sosial (Rehsos). Total terdapat delapan orang PPPK Kemensos yang bertugas di Wongsorejo, terdiri dari enam pendamping PKH, satu pendamping TKSK dan satu pendamping Rehsos, yang meski berasal dari direktorat jenderal berbeda, namun sama-sama mengemban tugas pelayanan sosial di masyarakat.

Salah satu pendamping Rehsos, Rudi Purwantoro, mengungkapkan rasa syukurnya setelah resmi diangkat dan diakui negara sebagai pegawai setara PNS.

“Alhamdulillah, meskipun perjanjian kerja hanya lima tahun, saya tetap bersyukur atas pengakuan dan pengangkatan ini. Status PPPK ini tentu menjadi motivasi besar bagi kami untuk semakin maksimal bekerja di lapangan,” ujarnya.

Menariknya, formasi PPPK Kemensos di Kecamatan Wongsorejo disebut-sebut sebagai yang paling lengkap dibanding kecamatan lain di Banyuwangi. Hal ini dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat layanan sosial dan pendampingan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Camat Wongsorejo yang diwakili Sekretaris Camat (Sekcam) Buhasan turut memberikan motivasi kepada para PPPK yang baru menerima SK. Ia menekankan pentingnya mencintai pekerjaan sebagai kunci keberhasilan pengabdian.

“Saya pesankan, cintailah pekerjaan. Karena pekerjaan itu ingin dicintai. Kalau kita mencintai pekerjaan, maka kita tidak akan bingung mencari kerja, justru pekerjaan yang akan datang kepada kita. Ini kalimat yang dalam dan penuh makna,” tutur Buhasan.

Selanjutnya, dilakukan potong tumpeng dan ramah tamah bersama. Dengan status baru sebagai PPPK, para pendamping sosial Kemensos di Wongsorejo diharapkan semakin solid, profesional, dan bersemangat dalam menjalankan tugas pelayanan sosial demi kesejahteraan masyarakat. (Venus Hadi)