Tengkulak Beli Rp 4.400, Bulog Rp 3.700

0
685

petani-memanen-padi-di-dusun-pekulo-desa-kepundungan-kecamatan-srono-banyuwangi-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Harga Gabah dari Petani di Masa Panen

GENTENG – Para petani yang  kini sedang panen padi tampaknya masih senang menjual gabah ke para tengkulak. Sebab, harganya jauh lebih tinggi dibanding harga yang ditetapkan Bulog. Pada musim panen kali ini para tengkulak berani mematok harga  gabah kering panen (GKP) Rp   4.400 per kilogram.

Bulog hanya berani membeli gabah dari petani itu seharga Rp 3.700 per kilogram. Saat ini para petani tampaknya sedang panen raya padi, itu seperti  terlihat di wilayah Kecamatan Songgon, Singojuruh, Srono, Cluring, Muncar, dan Rogojampi.

“Kita memang memilih menjual gabah kepada tengkulak,” cetus Sholihin, 46, warga Dusun Pekulo, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono.  Sholihin menyebut lebih senang menjual gabah hasil panen kepada para tengkulak karena harganya lebih mahal. Apalagi, biaya angkut gabah sudah ditanggung tengkulak.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last