Tersangka RSUD Bisa Bertambah

0
369
SYAIFUL ANWAR Kajari Banyuwangi
SYAIFUL ANWAR
Kajari Banyuwangi

BANYUWANGI – Tim pengusutan dugaan penyimpangan proyek RSUD Genteng yang dibentuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi terus mengebut pemeriksaan kasus korupsi tersebut. Pemeriksaan delapan saksi akan dimulai Rabu (24/10) besok.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dari delapan saksi yang akan diperiksa, rencananya tidak semua dipanggil. Sebagian akan dipanggil dan dimintai keterangan pada Kamis (25/10). “Para saksi yang akan kita panggil sudah kita beri surat undangan.

Jadwalnya Rabu dan Kamis,” kata Kajari Banyuwangi Syaiful Anwar melalui ketua tim pengusutan RSUD Genteng, Djoko Susanto. Saksi yang dipanggil hari Rabu empat orang, dan empat saksi lain diminta hadir pada Kamis Terkait nama-nama saksi yang akan kita panggil, silakan datang saat pemeriksaan saja,” imbuhnya.

Namun demikian, Djoko menyebut empat saksi yang akan di undang di kantornya dan di mintai keterangan itu adalah panitia lelang, pejabat di dinas pe kerjaan umum (PU), dan saksi ahli yang didatangkan dari Universitas Negeri Jember (Unej). Saat ditanya apa akan ada tersangka lain setelah pemeriksaan, Djoko menyebut kemungkinan itu ada.

Loading...

Hanya saja, jelas dia, semua tergantung keterangan para saksi yang akan dipanggil itu. “Sekarang tersangka sudah ada tiga, dan kemungkinan bertambah kayak nya ada,” ungkapnya. Mengenai ketiga tersangka yang akan dipanggil lagi untuk diperiksa ulang, Djoko menyebut belum ada agenda.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2