Beranda Kesehatan Tetap Sehat saat Lebaran

Tetap Sehat saat Lebaran

0
400

TIDAK terasa kita hampir menyelesaikan ibadah puasa Ramadan. Sehabis berpuasa sebulan penuh, biasanya kita akan “lupa diri” di Hari Raya Lebaran. Kita akan kembali menjalani kehidupan seperti sebelum Ramadan tiba. Lebaran seolah-olah menjadi ajang “balas dendam” karena sebulan penuh berpuasa. Di sini hari-hari ujian bagi kita semua.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Segala sajian lezat langsung disantap. Jika tidak dibatasi, efeknya tidak baik untuk kesehatan. Selain identik dengan pakaian baru, juga tidak lepas dari makanan seperti ketupat, kue, minuman kaleng, sirup, dan semua yang serba manis. Bila berkunjung ke rumah tetangga atau kerabat, suguhan itu akan menjadi hidangan utama. Tidak cuma sekali kita menci-cipi, bahkan bisa sampai 3-4 kali.

Siapa yang tidak tergoda dengan makanan dan minuman yang menarik hati itu? Apakah Anda pernah mengamati kue lebaran yang disajikan? Semua hampir 100% adalah kue yang manis yang mengandung tepung, susu, mentega, coklat, dan gula. Siapa pun harus waspada, di balik kelezatan hidangan itu diperlukan pemikiran bijak sebelum menyantapnya. Berbagai macam penyakit dapat timbul pada saat dan sesudah Lebaran.

Bisa jadi juga penyakit kronis yang sudah lama diderita akan jadi kambuh di saat Lebaran. Seperti diabetes, hipertensi, penyakit ginjal, bahkan stroke juga bisa. Banyak pasien mengeluh, timbul per-asaan panas, seperti terbakar di bawah tulang dada, sesak, mual, muntah, terasa seperti sakit jantung. Sehingga pasien jadi cemas. Kelainan ini terjadi akibat masuknya asam lambung dan cairan lambung ke dalam esofagus karena kelumpuhan sfingter esofagus yang dalam keadaan normal berfungsi menutup saluran esofagus jika makanan masuk lambung.

Loading...

Tapi dalam keadaan tekanan yang tinggi, seperti kekenyangan, mengkonsumsi makanan/minuman yang iritatif seperti pedas, asam, soft drink, kelumpuhan ini bisa terjadi. Diabetes dengan hiperglikemi, karena keadaan gula darah yang meningkat, bisa saja terjadi sesudah merayakan Lebaran. Dikarenakan banyak makan kue kue lebaran yang manis. Jika hal ini tidak cepat ditangani pasien bisa tidak sadar dan berbahaya untuk hidupnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!