Tetapkan Siaga Darurat

0
431
BERKABUT: Kawah Gunung Raung dipotret tahun 2010 lalu. Sejak 19 Oktober lalu, gunung ini secara teori sudah meletus.
BERKABUT: Kawah Gunung Raung dipotret tahun 2010 lalu. Sejak 19 Oktober lalu, gunung ini secara teori sudah meletus.

Imbas Meningkatnya Aktivitas Gunung Raung
BANYUWANGI – Meningkatnya aktivitas Gunung Raung direspons cepat Pemkab Banyuwangi. Bupati Abdullah Azwar Anas menetapkan siaga darurat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Penetapan siaga darurat itu dilakukan setelah menerima laporan resmi dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung tentang perkembangan aktivitas Raung. Selama penetapan siaga darurat, pemerintah daerah akan melakukan beberapa langkah demi menyelamatkan manusia dari ancaman dampak Raung jika meletus.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Slamet Kariyono kemarin (2/11) menggelar rapat koordinasi guna melakukan antisipasi. Hadir dalam kesempatan itu Kepala PVMBG Bandung Surono, forpimda, dan jajaran muspika enam kecamatan Dalam kesempatan itu, Surono memaparkan kondisi Raung terkini.

Dia menyampaikan, Raung kini terus erupsi tapi warga Banyuwangi tidak perlu pa nik. Surono mengimbau agar tetap melakukan aktivitas se cara normal. PVMBG tetap merekomendasikan radius tiga ki lometer (Km) sebagai daerah bahaya erupsi Raung. “Di luar radius 3 km, masyarakat silakan beraktivitas biasa. Kalau terdengar bunyi gemuruh, anggap saja Raung sedang asyik bermain,” ujarnya santai.

Loading...

Pihaknya akan terus melaporkan perkembangan terbaru tentang aktivitas Raung. Meski belum membahayakan, Surono minta masyarakat selalu siap menghadapi segala kemungkinan. “Lebih baik kita siap tapi tidak terjadi apa-apa, dari pada tidak siap tapi terjadi apa-apa,” katanya. Pada kesempatan itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memaparkan rencana kontijensi selama pemberlakuan siaga darurat.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2