Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Tiga Kasi Kejari Banyuwangi Berganti, Kajari Tegaskan Mutasi untuk Penguatan Kinerja

tiga-kasi-kejari-banyuwangi-berganti,-kajari-tegaskan-mutasi-untuk-penguatan-kinerja
Tiga Kasi Kejari Banyuwangi Berganti, Kajari Tegaskan Mutasi untuk Penguatan Kinerja

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Tiga pejabat utama di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi resmi berganti.

Mereka adalah Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta Pidana Khusus (Pidsus).

Pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) ketiga pejabat tersebut berlangsung di Aula Kejari Banyuwangi, Selasa (10/2).

Pergantian pejabat ini merupakan bagian dari mutasi dan rotasi rutin di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia.

Proses sertijab dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuwangi, AO Mangontan, berdasarkan keputusan Kepala Jaksa Agung (Kejagung) RI, Sanitiar Burhanuddin.

Untuk jabatan Kasi Intelijen, posisi yang sebelumnya diemban oleh Rizky Septa Kurniandhi kini diserahkan kepada Issandi Hakim. Issandi sebelumnya menjabat sebagai Kasi Intelijen di Kejari Purworejo, Jawa Tengah.

Sementara itu, jabatan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang sebelumnya dipegang Arief Ramadhoni kini dipercayakan kepada Andi Ermawan.

Andi Ermawan sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pidana Umum (Pidum) di Kejari Bangil.

Adapun posisi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) yang sebelumnya dijabat oleh Rustamaji Yudica Adi Nugraha kini diemban oleh Oktaviandi Samsurizal. Oktaviandi sebelumnya menjabat sebagai Kasi Datun di Kejari Bangil.

Dalam sambutannya, Kajari Banyuwangi AO Mangontan menegaskan bahwa mutasi dan perpindahan tugas merupakan hal yang biasa dalam institusi kejaksaan.

Ia meminta seluruh jajaran tidak memandang mutasi sebagai bentuk sanksi, melainkan sebagai bagian dari pembinaan karier dan penguatan organisasi.

“Perpindahan tugas adalah hal yang biasa. Jangan dianggap sebagai sanksi. Mutasi dilakukan untuk menjadikan pribadi jaksa yang semakin tangguh dan siap ditempatkan di setiap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Mangontan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas di Kejari Banyuwangi.

Menurutnya, peran ketiganya sangat besar dalam mendukung pelaksanaan tugas dan kinerja institusi.


Page 2

“Terima kasih telah membantu kinerja saya selama di Banyuwangi. Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga sukses,” katanya.

Kepada para pejabat baru, Mangontan berharap agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan dinamika penegakan hukum di Banyuwangi.

Ia menekankan pentingnya mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja yang telah dicapai oleh pejabat sebelumnya.

“Pejabat baru harus lebih baik. Minimal pertahankan kinerja pejabat lama yang selama ini sudah cukup baik untuk memajukan Kejari Banyuwangi. Segera menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” pintanya.

Mangontan juga mengingatkan bahwa Banyuwangi memiliki dinamika yang sangat beragam. Oleh karena itu, pejabat baru dituntut untuk cepat membaca situasi dan memberikan pelayanan hukum yang profesional kepada masyarakat.

“Dinamika di Banyuwangi sangat berwarna. Kinerja kita selalu menjadi perhatian pimpinan pusat dan pihak lainnya. Karena itu, kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pencari keadilan di Banyuwangi,” tegasnya.

Dengan pergantian tiga kepala seksi ini, Kejari Banyuwangi diharapkan semakin solid dan optimal dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, pelayanan publik, serta pengawasan demi terciptanya keadilan dan kepastian hukum di wilayah Banyuwangi. (rio/aif)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Tiga pejabat utama di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi resmi berganti.

Mereka adalah Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta Pidana Khusus (Pidsus).

Pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) ketiga pejabat tersebut berlangsung di Aula Kejari Banyuwangi, Selasa (10/2).

Pergantian pejabat ini merupakan bagian dari mutasi dan rotasi rutin di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia.

Proses sertijab dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuwangi, AO Mangontan, berdasarkan keputusan Kepala Jaksa Agung (Kejagung) RI, Sanitiar Burhanuddin.

Untuk jabatan Kasi Intelijen, posisi yang sebelumnya diemban oleh Rizky Septa Kurniandhi kini diserahkan kepada Issandi Hakim. Issandi sebelumnya menjabat sebagai Kasi Intelijen di Kejari Purworejo, Jawa Tengah.

Sementara itu, jabatan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang sebelumnya dipegang Arief Ramadhoni kini dipercayakan kepada Andi Ermawan.

Andi Ermawan sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pidana Umum (Pidum) di Kejari Bangil.

Adapun posisi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) yang sebelumnya dijabat oleh Rustamaji Yudica Adi Nugraha kini diemban oleh Oktaviandi Samsurizal. Oktaviandi sebelumnya menjabat sebagai Kasi Datun di Kejari Bangil.

Dalam sambutannya, Kajari Banyuwangi AO Mangontan menegaskan bahwa mutasi dan perpindahan tugas merupakan hal yang biasa dalam institusi kejaksaan.

Ia meminta seluruh jajaran tidak memandang mutasi sebagai bentuk sanksi, melainkan sebagai bagian dari pembinaan karier dan penguatan organisasi.

“Perpindahan tugas adalah hal yang biasa. Jangan dianggap sebagai sanksi. Mutasi dilakukan untuk menjadikan pribadi jaksa yang semakin tangguh dan siap ditempatkan di setiap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Mangontan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas di Kejari Banyuwangi.

Menurutnya, peran ketiganya sangat besar dalam mendukung pelaksanaan tugas dan kinerja institusi.