Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Sosial  

Tim Kampanye Harus Terdaftar di KPU

timBANYUWANGI – Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat menetapkan sepuluh partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, KPU Banyuwangi segera menyiapkan beberapa langkah strategis. Dalam waktu dekat, KPU Banyuwangi akan berkoordinasi dengan pemkab, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), dan sepuluh parpol kontestan pemilu untuk menentukan zona steril pemasangan alat peraga kampanye.

Ketua KPU Banyuwangi, Syamsul Arifin mengatakan, sebenarnya kampanye parpol dimulai sejak 11 Januari hingga 5 April 2014 mendatang. “Dalam waktu dekat kita akan berkoordinasi dengan pemkab, Panwaslu, dan parpol, terkait pemasangan alat peraga kampanye,” ujarnya kemarin (15/1). Syamsul menjelaskan, ada beberapa model kampanye yang lazim digunakan parpol dan caleg, yakni kampanye tatap muka, kampanye terbatas, dan kampanye umum. Nah, untuk keperluan itu, masing-masing parpol dan caleg memerlukan tim kampanye.

Tim kampanye harus terdaftar di KPU. Tahap pendaftaran tim kampanye pemilu anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/ kota, dan anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) berlangsung sejak 11 Januari sampai 11 Februari 2013. “Setiap tim kampanye harus terdaftar di KPU,” tegasnya. Syamsul mengaku, pihaknya akan segera melakukan bimbingan teknis (bimtek) ke KPU Provinsi Jatim terkait pelaksanaan kampanye Pemilu 2014. “Sampai hari ini (kemarin) kita belum bimtek (bimbingan teknis) terkait kampanye.

Dalam satu-dua hari ke depan, kami akan bimtek ke KPU provinsi,” paparnya. Menyusul penetapan sepuluh parpol peserta Pemilu 2014 oleh KPU pusat dan nomor urut masing-masing parpol, langkah pertama KPU Banyuwangi adalah menyurati parpol-parpol itu untuk mengirimkan bendera partai ke KPU. “Bendera parpol itu akan kita pasang di kantor KPU Banyuwangi. Supaya masyarakat tahu. Supaya masyarakat tahu peserta pemilu ada sepuluh parpol,” pungkas Syamsul. (radar)