Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Hukum  

TKI Banyuwangi Korban Kekerasan di Taiwan

uunDisiksa Majikan, Uun 6 Bulan Koma

BANYUWANGI – Bupati Abdullah Azwar Anas mengunjungi Sihatul Alfiyah alias Uun, TKI asal Banyuwangi yang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Yousheng Tainan, Taipei, Senin lalu (10/3). Perempuan asal Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, itu sudah sekitar enam bulan mengalami koma. Uun tidak sadarkan diri setelah disiksa majikannya di Taiwan.

Bupati Anas menyempatkan diri menyambangi Uun di sela-sela kunjungan kerja dan menghadiri hari ulang tahun Ikawangi Taiwan. Saat ini Uun menjalani perawatan di rumah sakit di Taiwan Selatan yang berjarak sekitar 250 kilometer dari ibu kota Taipei. Kunjungan Bupati Anas itu dimaksudkan untuk mengetahui dan memastikan kondisi kesehatan Uun. Walau sudah enam bulan menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi Uun belum membaik.

 Saat Bupati Anas datang di kamar perawatan, Uun sama sekali belum bisa berkomunikasi. Berdasar keterangan pihak rumah sakit, Uun koma karena jaringan otaknya tidak berfungsi akibat pasokan oksigen tersumbat. ”Kita sedang berkonsultasi dengan Kantor Dagang Indonesia (KDI) di Taiwan untuk proses dan tindak lanjut Uun,” ujar Bupati Anas.

Yang pasti, kata Anas, kondisi Uun saat ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan tindakan cepat. Pihaknya, lanjut Anas, sedang menunggu sikap resmi keluarga Uun apakah tetap dirawat di Taiwan ataukah dibawa pulang ke Indonesia. Jika keluarga menghendaki Uun dipulangkan ke Indonesia, Pemkab Banyuwangi segera berkoordinasi dengan BNP2TKI dan KDI di Taiwan. ”Saya masih menunggu keputusan dan sikap dari keluarga Uun selanjutnya,” ujar Anas.

Uun berangkat ke Taiwan pada 2012 melalui jalur TKI resmi PT Sinergi Binakarya. Kontrak kerja yang disepakati dan ditandatangani ialah merawat orang tua.Walau kontrak pekerjaannya merawat orang tua, ternyata setelah sampai di Taiwan Uun dipekerjakan sebagai pemerah susu dan pembersih kandang sapi di Liouying, Distrik Tainan City. Dia harus memerah susu dan membersihkan kandang 300 ekor sapi setiap hari.

Uun dikabarkan kerap menerima siksaan dari majikan yang bernama Huang Deng Jin. Lantaran tidak tahan disiksa, dia pernah mengadu kepada PT dan meminta pindah kerja. Pihak agen juga sudah mendatangi rumah majikan Uun. Tapi, Uun tidak bisa pindah kerja. Bahkan, dia semakin disiksa oleh majikan. (radar)