sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kabar gembira datang dari proyek jalan tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi).
Setelah dibangun bertahun-tahun, salah satu ruas tol strategis di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur itu akhirnya mencapai progres 100 persen rampung dan siap segera digunakan.
Ruas tol Prosiwangi yang telah tuntas sepenuhnya berada di Seksi 2, yakni Kraksaan–Paiton.
Sementara itu, ruas-ruas lainnya saat ini juga telah mendekati tahap akhir dengan progres penyelesaian mencapai sekitar 90 persen.
Dengan capaian tersebut, jalan tol Prosiwangi dilaporkan sudah dapat difungsionalkan pada akhir tahun 2025.
Target ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Jasa Marga Probowangi, Adi Prasetyanto, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Situbondo beberapa waktu lalu.
Adi menyampaikan optimisme bahwa penyelesaian pembangunan tol Prosiwangi di wilayah Situbondo dapat tuntas pada awal 2026.
Jika target tersebut tercapai, maka pengendara dari arah Surabaya akan bisa melintas penuh melalui jalan tol hingga ke Situbondo.
“Awalnya pengendara hanya bisa sampai Probolinggo. Ke depan, dengan selesainya tol Prosiwangi, akses akan semakin mudah dan terhubung hingga Situbondo,” ujar Adi dalam keterangannya.
Selama ini, pengguna jalan tol dari Surabaya memang hanya bisa menikmati perjalanan hingga wilayah Kabupaten Probolinggo.
Kehadiran tol Prosiwangi diyakini akan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat waktu tempuh, serta mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur pantura.
Tak hanya dari sisi progres pembangunan, proyek jalan tol Prosiwangi juga mencatatkan pencapaian nasional.
Pembangunan tol ini resmi memecahkan rekor nasional karena metode konstruksinya yang dinilai fenomenal.
Page 2
Tol Prosiwangi menjadi sorotan karena pembangunannya harus membelah kawasan perbukitan dengan tingkat kesulitan tinggi.
Tantangan geografis tersebut menjadikan proyek ini sukses mencatatkan rekor di Indonesia.
Pemecahan rekor tersebut disampaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui unggahan di akun Instagram resmi @pupr_bpjt pada Sabtu (20/9).
“Pencatatan rekor MURI sebagai bukti pencapaian monumental dalam pembangunan infrastruktur nasional,” tulis akun tersebut.
Tak berhenti di situ, tol Prosiwangi juga mengusung konsep pembangunan berwawasan lingkungan.
Hal ini ditunjukkan dengan hadirnya inovasi energi terbarukan di sekitar pintu tol wilayah Probolinggo.
Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan hybrid wind tree atau pohon listrik, yang memanfaatkan energi angin dan surya untuk mendukung efisiensi energi di kawasan tol.
“Hybrid wind tree, inovasi energi terbarukan untuk efisiensi energi,” lanjut keterangan dari PUPR.
Meski pembangunan tol Prosiwangi kini telah tembus hingga Situbondo, pengerjaannya masih berada di wilayah barat kabupaten tersebut.
Secara perencanaan jangka panjang, jalan tol Prosiwangi ditargetkan tersambung penuh hingga Kabupaten Banyuwangi.
Jika telah terhubung sepenuhnya, tol Prosiwangi diharapkan menjadi tulang punggung konektivitas wilayah Tapal Kuda bagian timur, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan distribusi logistik di Jawa Timur bagian timur. (*)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kabar gembira datang dari proyek jalan tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi).
Setelah dibangun bertahun-tahun, salah satu ruas tol strategis di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur itu akhirnya mencapai progres 100 persen rampung dan siap segera digunakan.
Ruas tol Prosiwangi yang telah tuntas sepenuhnya berada di Seksi 2, yakni Kraksaan–Paiton.
Sementara itu, ruas-ruas lainnya saat ini juga telah mendekati tahap akhir dengan progres penyelesaian mencapai sekitar 90 persen.
Dengan capaian tersebut, jalan tol Prosiwangi dilaporkan sudah dapat difungsionalkan pada akhir tahun 2025.
Target ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Jasa Marga Probowangi, Adi Prasetyanto, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Situbondo beberapa waktu lalu.
Adi menyampaikan optimisme bahwa penyelesaian pembangunan tol Prosiwangi di wilayah Situbondo dapat tuntas pada awal 2026.
Jika target tersebut tercapai, maka pengendara dari arah Surabaya akan bisa melintas penuh melalui jalan tol hingga ke Situbondo.
“Awalnya pengendara hanya bisa sampai Probolinggo. Ke depan, dengan selesainya tol Prosiwangi, akses akan semakin mudah dan terhubung hingga Situbondo,” ujar Adi dalam keterangannya.
Selama ini, pengguna jalan tol dari Surabaya memang hanya bisa menikmati perjalanan hingga wilayah Kabupaten Probolinggo.
Kehadiran tol Prosiwangi diyakini akan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat waktu tempuh, serta mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur pantura.
Tak hanya dari sisi progres pembangunan, proyek jalan tol Prosiwangi juga mencatatkan pencapaian nasional.
Pembangunan tol ini resmi memecahkan rekor nasional karena metode konstruksinya yang dinilai fenomenal.








