Truk Seruduk Tambal Ban

0
230

trukserudukTerpental, Sopir Cadangan Tewas


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

ROGOJAMPI – Kecelakaan tragis terjadi di jalan raya Desa Lemahbang, Kecamatan Rogojampi, pagi kemarin. Truk tangki Pertamina bernopol N 8894 UB tanpa muatan itu menghajar bengkel tambal ban lalu menabrak tembok gudang selep penggilingan padi. Kerasnya hantaman itu mengakibatkan pengemudi truk tangki, Imam Sanusi, tewas di lokasi kejadian. Pria asal Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo itu terpental dari kabin truk.

Kepalanya pecah serta menderita luka di sekujur tubuh. Kondisi truk tangki juga rusak. Bagian depan ringsek. As roda depan patah. Bangunan tambal ban juga rata dengan tanah. Demikian halnya dengan tembok selep,pecah berantakan. Beruntung, rekan Imam Sanusi yang duduk di sebelah kiri selamat. Dia adalah Bambang, warga Tegalbesar,Jember. Kai kirinya hanya luka ringan. Diperoleh keterangan, insiden kecelakaan terjadi pukul 05.30. Trailer tersebut baru  mengirim bahan bakar minyak (BBM) dari Jember. 

Karena kelelahan, sopir truk asli, Bambang, memilih istirahat .Dia menyerahkan kemudi kepada kernetnya, Imam Sanusi. Sampai di lokasi, tepatnya di jalan raya Desa Lemahbang, Kecamatan Rogojampi, truk mendadak oleng ke kanan. Ini karena Imam Sanusi diduga mengantuk. Jauh sebelumnya Bambang telah menyarankan kepada Imam agar berhenti kalau ngantuk. Namun, saran itu diabaikan. Imam tetap meneruskan perjalanan ke arah Banyuwangi hingga akhirnya terjadi kecelakaan. ”Kejadian persinya saya nggak tahu.

Menurut keterangan warga, sopirnya memang ngantuk,’’ ujar Saleh, warga sekitar kejadian. Begitu truk yang disopiri oleng, moncong depan langsung menghantam telak bangunan kecil untuk tambal ban yang letaknya di sebelah selatan jalan. Beruntung, di dalam bengkel itu tidak ada orang. Sang pemilik, Durahman, warga Jagln, Rogojampi belum datang karena masih pagi sekali. ”Tadi pas kejadian masih sepi, bengkel belum buka,” ujar Apong, 45, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian.  

Usai menghantam tambal ban, truk tidak behenti. Kendaraan berat itu malah menghajar tembok penggilingan padi. Saking kerasnya hantaman, Imam Sanusi terpental dari kabin truk. Tubuhnya ditemukan terkapar di samping truk. Pria tersebut langsung meninggal di tempat. Kepalanya menderita luka parah, sedangkan tubuhnya penuh luka. Pagi itu juga, Sanusi yang sudah tak bernyawa dialrikan ke Pusat Kesehatan Umum (PKU) Muhammadiyah Rogojampi.

Isak tangis keluarga dan kerabat Imam Sanusi pecah manakal melihat korban sudah tak bernyawa di PKU Muhammadiyah. Selanjutnya jenazah dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan di Desa Bangsring, Wongsorejo. Penyebab pasti kecelakaan tunggal yang merenggut satu nyawa ini masih ditangani petugas Satlantas Polres Banyuwangi. Sayang, petugas Satlantas yang melakukan olah TKP enggan memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan yang melakukan peliputan. (radar)

Loading...