Tuntut Lahan Pengganti Stadion Maron

0
386

BANYUWANGI – Alih fungsi lahan Stadion Maron Genteng menjadi lahan hijau terbuka (RTH) mengundang sorotan berbagai kalangan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tidak hanya kalangan wakil rakyat yang duduk di kursi parlemen, sorotan dan kritik juga datang dari kalangan pemerhati dan penggiat olahraga sepak bola di Banyuwangi.

Tidak sedikit dari mereka yang menyatakan keprihatinan atas berubahnya fungsi stadion menjadi taman. Pentolan paguyuban mantan pemain Persewangi Ahmad Mustain, misalnya. Dia cukup menyayangkan perubahan lahan yang kini masih dalam pengerjaan tersebut.

Ini bisa mematikan olahraga sepak bola di Banyuwangi,” tegasnya. Menurut Mustain, harusnya sebelum mengambil kebijakan untuk melakukan perubahan alih fungsi lahan perlu ada kajian mendalam. Apalagi dalam hal ini menyangkut stadion yang nota bene merupakan arena aktualisasi olahraga  paling popular se-Banyuwangi bahkan sejagat ini.

Bila langsung dirubah tentu saja bisa memberikan multi efek khusus olahraga sepak bola. Menurutnya, perlu ditarik benang merah terlebih dulu apa itu stadion dan taman. Stadion, menurut standar FIFA dan PSSI, minimal memiliki lapangan untuk bermain dan lokasi yang terlindung dari kawasan luar.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2