Usai Buang Hajat di Sungai, Kakek 78 tahun Tewas Ditabrak Motor

0
363

BANYUWANGI – Nasib nahas dialami Mulyani. Kakek 78 tahun tersebut meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor Honda GL Max di simpang empat jembatan Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (9/2/2019) malam.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi melalui Kapolsek Bangorejo AKP Sumaryata menjelaskan, korban Mulyani mengalami luka serius, yakni patah tulang lengan tangan kiri, patah tulang betis kaki kiri, robek kepala atas bagian kanan dan cedera kepala sedang.

“Korban kondisi tidak sadarkan diri, saat dievakuasi ke IGD RS. Graha pukul 21.00 WIB dan dikabarkan meninggal dunia pukul 23.45 WIB,” kata AKP Sumaryata, Minggu (10/2/2019).

Insiden tersebut bermula ketika pejalan kaki berjalan dari sisi Timur dengan kondisi sarung dikerudungkan di kepala sehabis buang hajat dari sungai. Ia hendak menyebrang jalan arah ke barat serong ke utara.

Namun tanpa di sadari dari arah Selatan ke Utara melaju motor Honda GL Max nopol P 4375 WO yang dikendari M. Rofiq (27) warga Dusun Kebonrejo 04/03 Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo.

“Karena jaraknya sangat dekat. Ia tak bisa mengusai kendaraan hingga menabrak korban,” jelas AKP Sumaryata.

Faktor utama penyebab kecelakaan tersebut adalah karena kurangnya kehati-hatian dari pejalan kaki yang menyebrang dengan sarung yang dikerudungkan, sehingga mengurangi jarak pandang. Serta pengendara sepeda motor yang kurang konsentrasi sehingga tidak sempat menghindar ketika ada pejalan kaki yang lewat.

“Kini kendaraan Honda GL Max diamankan petugas, dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan,” Pungkasnya.

Loading...

There were no listings found.