Warga Diharamkan Tebang Pohon di Dekat Sumber

0
575
JERNIH: Warga mengambil air minum di sumber air Penawar, Desa Ketapang, kemarin.
JERNIH: Warga mengambil air minum di sumber air Penawar, Desa Ketapang, kemarin.

Berkat kearifan warga sekitar, sumber air Penawar di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, ini tidak pernah berhenti memancarkan air. Sejak ratusan tahun lalu, warga dilarang menebang pohon yang tumbuh di
sekitar sumber tersebut.

SIGIT HARIYADI, Kalipuro CUACA terasa begitu panas siang hari itu. Saking teriknya, fatamor-gana pun terjadi di ruas jalan Ling-kar Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Fenomena alam ter-sebut membuat ba-dan jalan seolah-olah
digenangi air.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Rasa haus dan peluh pun membasahi baju kami. Keberuntungan mulai berpihak saat kami mendapati se-buah rambu bertulis “Sumber Mata Air Pe-nawar” terpasang di tepi jalan. Rambu itu dengan jelas menun-jukkan bahwa sumberair yang dimaksud ha-nya berjarak 600 me-ter dari jalan raya. Ba-yangan sejuknya lokasi sumber airitu berhasil “menggoda” hati untuksegera menjangkaunya.

Tanpa berpikir terlalu lama, kamilangsung mengarahkan motor yangselalu setia menemani perjalanan kemulut gang yang berjarak sekitar 20meter di sebelah utara rambu tersebut.

Namun, kondisi jalan yang harusdilalui untuk mencapai sumber airPenawar cukup memprihatinkan Baru beberapa meter dari mulut gang, aspal jalan sudah banyak yang mengelupas. Tak ayal, debu langsung beterbangan tatkala roda sepeda motor menggilasnya.

Semakin masuk ke dalam, kondisi jalan se makin parah. Selain semakin sempit, jalan yang belum tersentuh aspal itu juga sangat bergelombang. Terlebih, kanan-kiri jalan hanya ditumbuhi pohon kakao.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last