Whusu Emban Misi Berat di Kejurprov

0
216

whusuBANYUWANGI – Banyuwangi mengemban tugas berat dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Wushu Sanda Jawa timur tahun 2014. Sebagai tuan rumah, Kota Gandrung dituntut untuk bisa unjuk gigi dan bisa menjadi juara tuntun dalam ajang yang dipusatkan di hall STI KES Banyuwangi mulai pagi ini. Misi untuk menyabet juara masih terbuka. Namun demikian, kontingen Banyuwangi tidak tampil penuh dalam ajang yang bergulir selama dua hari itu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebab, tim Whusu Banyuwangi tidak komplet dan minus dua atlet dalam ajang tersebut. Sebagai catatan. Tim wushu Banyuwangi hanya menerjunkan 11 atlet. Rinciannya, 7 atlet putra dan 4 atlet putri. Tujuh kelas dipertandingkan di nomor putra dan enam kelas di nomor putri. Dongan data tersebut, atlet putri kekurangan dua atlet. Bahkan, semua atlet Banyuwangi tidak serta karena membela tuan rumah. Sebab, sebagian atlet bertarung mewakili Pengprov Wushu Jatim. 

Setidaknya ada dua atlet putra dan satu atlet putri yang terpaksa memperkuat Iawa Timur karena kualitas. Sementara itu, ajang tersebut diikuti 95 atlet yang tersebar dari 15 kabupaten dan kota. Karena itulah, persaingan antar atlet bakal berlangsung sengit. Tentu saja, setiap kontingen lokal mengeluarkan kemampuan terbaik untuk bisa mencapai hasil manis. Ketua Wushu Indonesia (WI) Banyuwangi.

Suhadak mengungkapkan, tim wushu Banyuwangi siap menghadapi persaingan dalam ajang tersebut. Sebagai tuan rumah, timnya memiliki spirit ganda. “Insyaallah kami bisa berjaya,” tegasnya kemarin. Dia mengakui, persaingan memang akan berlangsung sangat ketat. Dia mengulas beberapa daerah menjadi unggulan untuk menjadi juara umum. “Surabaya unggulan. Tapi, kami juga masuk nominasi,” pungkas Suhadak ditemui di sela-sela persiapan technical meeting kemarin (23/10). (radar)

Loading...