Gabung Grup H, Main di Malang

0
191
Pemain Persewangi FC (kiri) menempel ketat pemain Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kediri, 15 Juli kemarin.

BANYUWANGI – Agar bisa bertahan di Liga 2 musim depan, Persewangi FC harus segera mempersiapkan tim lebih baik lagi. Hasil drawing yang dilakukan PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Pomelotel, Kuningan Jakarta Selatan, kemarin (18/9) menetapakan The Lasblang gabung grup H.

Di grup ini, tim besutan Bagong lswahyudi itu bertemu peringkat 3 grup 3, PSCS Cilacap; peringkat 3 grup 5, PSIM Jogja; dan peringkat 4 grup 4, Persipur Purwodadi.

Loading...

Dari 16 tim yang berlaga di babak play-off, hanya lima tim yang berhak bertahan di Liga 2 musim depan. Lima tim itu berasal dari empat tim juara grup dan satu tim peringati 2 terbaik. Sedangkan sisanya, 11 tim, harus rela degradasi ke liga 3 musim depan.

Meski lawan Persewangi FC di grup H cukup berat, namun yang menguntungkan pertandingan akan digelar di tempat netral. Yaitu akan digelar di Kota Malang mulai awal Oktober mendatang.

Pertandingan di babak play-off ini memakai sistem setengah kompetisi dengan format home tournament. Tentu saja, dengan berlaga di Malang, merupakan keuntungan tersendiri bagi Persewangi.

Sebab, secara geografis, Banyuwangi lebih dekat dibanding ketiga tim lainnya, yaitu PSCS, PSIM, dan Purwodadi. “Menurut kami, ini sebuah keberuntungan kalau bisa main di Malang. Kita harap tim bisa bertanding dengan maksimal. Karena kuota tim yang lolos benar-benar terbatas,” ujar Ketua Panpel Persewangi, Eko Priyono.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis tadi malam, manajer Persewangi Hari Wijaya, masih mengikuti technical meeting bersama PT LIB dan perwakilan 16 tim lainnya. Sebelumnya, Hari sempat mengupayakan agar pelaksanaan pertandingan bisa dilaksanakan di Banyuwangi.

Akan tetapi, operator kompetisi memiliki peraturan berbeda dengan memilih tiga kota sebagai tempat play-off. Yaitu Malang, Solo, dan Madiun. (radar)

loading...


Kata kunci yang digunakan :