Panggung Catwalk dari Bahan Daur Ulang

0
86

BANYUWANGI – Pelaksanaan green recycle fashion week yang digelar di Gesibu Blambangan Banyuwangi, diguyur hujan. Meski di bawah guyuran hujan cukup deras tidak menyurutkan antusias para peserta dan penonton yang masih tetap bertahan menyaksikan event tahunan tersebut kemarin (25/4).

Pelaksanaan acara yang sedianya dimulai pukul 13.30 itu baru dibuka pada pukul 14.30. Molornya acara tersebut bukan  tanpa sebab. Panggung di Gesibu Blambangan yang sudah disiapkan dengan layar megatron terpaksa harus ditutup terpal, lantaran diguyur hujan cukup deras.

Bahkan, para peserta kategori TK yang sudah siap  dengan mengenakan kostum dan berdandan terpaksa harus ditahan di dalam ruangan  menunggu hujan reda. Baru pada pukul 14.30, acara dimulai, dan dibuka oleh Kepala Dinas  Lingkungan Hidup (DLH)  Banyuwangi, Chusnul Hotimah.

Chusnul Hotimah mengatakan, venue even Green Recycle Fashion Week tahun ini, arena Gesibu Blambangan sengaja disulap menjadi catwalk unik. Panggung  catwalk akan dihiasi dengan  pernak-pernik cantik yang semuanya terbuat dari bahan- bahan daur ulang, seperti hiasan  bunga dari plastik daur ulang,  dan penambahan lampu.

“Kita memanfaatkan bahan daur ulang  untuk ornamen dan hiasan venue,” ungkapnya. Setelah acara seremonial pembukaan, satu per satu peserta  kategori TK menunjukkan  kebolehannya berjalan di atas catwalk. Riuh penonton tak  terbendung saat tubuh mungil  model cilik berjalan dari balik  stage.

Loading...

Dengan penuh semangat dan senyum, para peserta anak-anak itu bergaya layaknya model  profesional. Sesekali penampilan mereka juga memberikan kesan lucu.  Tak jarang, sejumlah penonton  juga dibuat tertawa dengan aksi- aksi model cilik itu sembari memberikan dukungan semangat  dengan bertepuk tangan.

“Penampilan anak-anak lucu, peragaan gayanya sangat menarik dan unyu-unyu,” cetus Rini Afanti,32 salah satu penonton. Karena cuaca masih turun hujan rintik-rintik, tidak menyurutkan para peserta anak-anak tersebut   untuk menunjukkan performa terbaiknya menebar senyum, berlenggok-lenggok di atas  catwalk. Karena catwalk basah, panitia juga dengan sigap  membersihkan air yang  membasahi catwalk dengan kain pel.

“Tahun ini lebih bagus,  penataan punggungnya lebih artistik. Apalagi sebagian bahan  yang dibuat juga dari bahan recycle, jadi sejalan dengan temanya,” cetus ibu dari Desa/Kecamatan Kabat itu. Usai kategori TK, dilanjutkan peserta dari kategori SD dan SMP.

Meski molor satu jam dari jadwal yang ditetapkan, kegiatan berlangsung lancar dan tertib dengan dinilai oleh dewan juri. Hingga berita ini ditulis tadi malam, pelaksanaan acara green recycle fashion week masih terus  berlangsung untuk kategori SMA, mahasiswa, dan kategori umum. (radar)

loading...