393 Pasien Sudah Dioperasi

0
141

Sinergi Aksi Kemanusiaan Operasi Gratis 1000 Duafa


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GAMBIRAN-Sebanyak 393 pasien sudah menjalani operasi di Rumah Sakit Al Huda (RSAH) Gambiran, Banyuwangi dan RS Bina Sehat Jember. Mereka adalah peserta kegiatan “Sinergi Aksi Kemanusiaan Operasi Gratis Bagi 1000 Duafa”. Koordinator kegiatan sinergi aksi kemanusiaan RSAH dr. Indiati, MMRS mengungkapkan, saat ini masih ada 638 pasien yang menunggu giliran untuk dioperasi. Sampai saat ini, kata dia, pelaksanaan operasi berjalan sesuai rencana. Total pasien yang sudah dioperasi di RSAH Banyuwangi maupun RS Bina Sehat Jember sebanyak 242 pasien katarak. Selain itu, 61 pasien bibir sumbing, 74 pasien hernia, 13 pasien polidaktili (jumlah jari lebih dari normal), dan tiga pasien CTEV (kaki pengkor).

“Dukungan dari berbagai pihak yang membuat kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Mulai dari penjadwalan pasien operasi, penghantaran pasien saat operasi hingga pelaksanaan operasi dan proses kontrol pasien post operasi,” ungkapnya. Dijelaskan, peran dari TNI, yakni Kodim dan Dinas Kesehatan di lima kabupaten peserta tampak nyata selama pendampingan pasien sebelum maupun sesudah operasi. Tanpa peran dari semua pihak yang terkait itu, mustahil kegiatan aksi kemanusiaan tersebut dapat berjalan lancar. Demikian pula peran dokter operator, tim medis dan paramedis, serta sarana dan prasarana yang ada di RSAH dan RS Bina Sehat, menjadi faktor penting dalam mensukseskan operasi.

Loading...

Tim yang solid menjadi kunci utama terlaksananya kegiatan operasi agar sesuai dengan rencana,” tambahnya. Indiati menjelaskan, pasien yang sudah menjalani operasi telah melakukan kontrol pasca operasi. Baik pasien untuk kasus katarak, bibir sumbing, hernia, polidaktili, dan CTEV. Secara umum, pelaksanaan kontrol pasien yang sudah menjalani operasi berjalan lancar di klinik rawat jalan yang meliputi lima kasus operasi. “Untuk pasien operasi hernia dan bibir sumbing sudah dilakukan angkat jahitan pada kontrol hari ke tujuh pasca operasi,” terang Indiati. Pasien katarak sudah kontrol pertama dan kedua.

Selanjutnya, kontrol dilaksanakan di puskesmas terdekat. Langkah itu sebagai bentuk partisipasi dari Dinas Kesehatan dalam mendukung kegiatan Sinergi Aksi Kemanusiaan Operasi Gratis Bagi 1000 Duafa. Indiati menambahkan, kegiatan operasi gratis itu akan berlangsung sampai 2 April 2013. Direncanakan 1000 peserta selesai operasi pada tanggal tersebut. “Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan untuk menyelesaikan tanggung jawab bersama menolong kaum duafa agar dapat menjalani operasi sampai prosedur kontrol dan pasien dinyatakan sembuh,” harapnya. (radar)

Loading...