ABG Pembunuh Rima Diganjar10 Tahun Penjara

0
556
NYARIS BENTROK: Polisi menghadang massa yang akan mendekati ruang tahanan
NYARIS BENTROK: Polisi menghadang massa yang akan mendekati ruang tahanan
NYARIS BENTROK: Polisi menghadang massa yang akan mendekati ruang tahanan

BANYUWANGI – Dua terdakwa kasus pembunuhan, masing-masing FI, 16, dan FA, 16, dinyatakan bersalah oleh majelis ha kim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi ke marin. Kedua anak baru gede (ABG) itu terbukti melakukan pencurian di ser tai kekerasan hingga menyebabkan me ninggalnya Rima Lutfi asari, 16, warga Du sun Kedawung, Desa Sraten, Kecamatan Clu ring.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Majelis hakim yang dipimpin Made Sutrisna memutuskan kedua terdakwa dihukum masing-masing 10 tahun penjara dipotong masa tahanan. “Terdakwa dihukum 10 tahun penjara dan membayar biaya perkara Rp 1.000,” tegas Made Sutrisna saat membacakan putusan untuk FA. Sidang kasus pembunuhan dengan terdakwa FI dan FA ini dilakukan secara bergantian.

Pertama, majelis hakim yang di pimpin Made Sutrisna beranggota Unggul Tri Esthi Mulyana dan I Wayan Gede Ru mega menyidangkan FAasal Desa Wo nosobo, Kecamatan Srono, dan disusul FI, warga Dusun Simbar, Desa Tampo, Ke camatan Cluring.

Pada persidangan dengan terdakwa FA, majelis hakim menyebut berdasar fakta- fakta dalam persidangan, yaitu mendengarkan keterangan para saksi dan bukti yang ada, dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Semu untuk terdakwa FI dan jaksa Syahroli untuk terdakwa FA dengan memasukkan Pasal 338 dan 340 ternyata tidak terbukti Majelis hakim menyebut, keterangan para saksi dan pengakuan terdakwa, FI dan FA, sejak awal mereka menginginkan sepeda motor Honda  Beat milik Rima Lutfiasari.

Loading...

Karena takut ulahnya ketahuan, maka korban dibunuh dan mayatnya dibuang di bawah jembatan Melik, Desa Pari jatah Kulon, Kecamatan Sro no. “FI dan FA melakukan pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal,” sebut Made Sutrisna. Dalam amar putusan di beber kan, perampasan motor hingga menyebabkan korban meninggal itu bermula saat FI mengaku punya banyak utang kepada FA. Selanjutnya, FI mengajak temannya itu merampas Honda Beat milik Rima Lutfi asari yang juga temannya SMP.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2