Antisipasi Penyimpangan, Kajari Kumpulkan Ratusan Kepala Desa di Banyuwangi

0
1843
(dari kiri) Kasi Intelijen Ristopo, Ketua Askab, Agus Tarmldi, Kajari AAS. Adyana dan G. Haryono usai sosialisasi TP4D di kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi, kemarin (24/3).

Dana Desa jangan Dikorupsi


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Pemanfaatan dana desa yang rawan diselewengkan menjadi perhatian serius dari Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Untuk mengantisipasi munculnya penyelewengan, kemarin (21/8) Korps Adyaksa mengumpulkan seluruh kepala desa di Banyuwangi. Para kades diminta untuk lebih hati-hati mengelola dana desa.

Seruan ini disampaikan Kajari Anak Agung Sayang (AAS) Adyana di hadapan ratusan kepala desa di halaman kantor Kejari Banyuwangi Jl. Jaksa Agung suprapto, kemarin. “Biar tidak terjerat kasus hukum, para kepala desa kami minta untuk lebih hati-hati mengelola dana desa. Dalam melaksanakan kegiatan di desanya harus mengacu kepada APB-Des,” pinta Sayang Adyana di hadapan kepala desa.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kejari Banyuwangi itu juga menyosialisasikan keberadaan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Dijelaskan, tugas TP4D untuk mengawal dan melakukan pembinaan terhadap pembangunan-pembangunan. “Kalau di lapangan ditemukan kendala, bisa konsultasi ke kami atau Askab (Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi),” imbuhnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last