Ayam Bekisar

0
4376

Suara Terdengar Radius 1 Kilometer

ayam

BULU yang indah dan suara kokokan yang khas serta melengking menjadi daya tarik utama ayam bekisar. Namun, proses “penciptaan” yang begitu njelimet membuat harga salah satu jenis ayam hias tersebut selangit. Tak heran, mayoritas penghobi ayam be kisar berasal dari kalangan ekonomi menengah ke atas. Seperti dilakoni Hendra Gunawan, 48, warga Jalan Prambanan 85, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Banyuwangi.

Pria yang juga pemilik toko emas di ka wasan Pasar Banyuwangi ini telah ber gelut dengan budi daya ayam be kisar sejak puluhan tahun silam. Dia pun telah merasakan bagaimana ru mit nya membudidayakan ayam hasil per silangan ayam hutan hijau jantan dan ayam kampung betina tersebut. Untuk menghasilkan ayam bekisar berkualitas, Hendra harus merawat ayam hutan hijau yang diproyeksikan menjadi pejantan sejak baru menetas.

Itu dilakukan untuk meminimalkan sifat liar yang notabene merupakan sifat bawaan ayam hutan tersebut. Setelah berusia 1,5 tahun, barulah ayam hu tan hijau jantan itu siap “mengawini” ayam kampung betina. Itu pun peluang suk ses atau gagalnya proses perkawinan ma sih 50 persen berbanding 50 persen. “Se bab, meskipun sudah dirawat sejak baru menetas, potensi sifat liar ayam hutan hijau pejantan tersebut masih ada.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last