Beranda Olah Raga Babak Baru Problem Persewangi

Babak Baru Problem Persewangi

0
419

MASALAH demi masalah tampaknya terus membayangi Persewangi. Bahkan, masalah yang kini mendera tim kebanggaan Larosmania itu memasuki babak baru. Akibat menunggaknya gaji selama empat bulan, pemain mulai berani melakukan mogok latihan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Jika kondisi itu terus dibiarkan, bukan mustahil para pemain juga akan melakukan mogok main. Padahal, sesuai jadwal dari PT LPIS (pengelola kompetisi PSSI versi Djohar Arifin Husen), Persewangi akan memainkan Copa Indonesia besok sore (28 Maret) melawan Persipro Probolinggo. Dan pada 31 Maret, Victor da SIlva dkk akan memainkan laga pembuka putaran kedua Divisi Utama.

Persoalan finansial memang menjadi momok bagi tim berjuluk Laskar Blambangan tersebut. Ini juga dialami klub-klub sepak bola di seluruh Indonesia. Klub-klub besar seperti Arema Indonesia, Persebaya Surabaya, Deltra Sidoarjo, dan Persija Jakarta juga tak luput dari persoalan akut tersebut.

Namun, meski sedang diterpa krisis, hak-hak pemain harus tetap dipenuhi. Sebab, mereka sudah melaksanakan kewajiban sebagai seorang pemain. Sudah separo musim kompetisi dijalani pemain. Hasilnya pun tidak terlalu mengecewakan. Persewangi mampu bertengger di peringkat ketiga, dari sembilan tim yang ada di grup III Divisi Utama PSSI-nya Djohar Arifin.

Loading...

Sayangnya, meski kewajiban separo musim sudah dijalani pemain, justru manajemen sendiri yang tidak bisa memenuhi hak-hak pemain. Gaji mereka selama empat bulan belum dibayar. Uang perskot kontrak juga belum dilunasi. Padahal, hampir seluruh pemain Persewangi sudah memiliki keluarga yang juga butuh perhatian.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!