Ban Mobil Kempis, Rp 100 Juta Melayang

0
178

BANYUWANGI – Tengara jelang Ramadan bakal marak aksi perampokan jadi kenyataan. Kemarin, seorang nasabah bank yang baru pulang mengambil uang dari Bank Jatim Banyuwangi menjadi korban perampokan. Kaca mobil dipecah, uang Rp 100 juta pun melayang. Aksi perampokan di Jalan MT. Hariyono, Kelurahan Tukang Kayu, itu menimpa Santoso.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pria berusia 35 tahun itu merupakan orang kepercayaan Heru Pratista, seorang kontraktor yang tinggal di Perumahan Kalirejo, Kecamatan Kabat. Diperoleh keterangan, aksi perampokan yang menimpa Santoso itu terjadi pukul 15.03. Sekitar pukul 14.30, Heru menyuruh Santoso mencairkan cek senilai Rp 100 juta di Bank Jatim yang beralamat di Jalan Basuki Rachmat, Banyuwangi.

“Begitu uang cair, Santoso langsung pulang,” kata Heru yang juga mantan anggota DPRD Banyuwangi. Dalam perjalanan pulang itu, diduga anak buahnya itu di-buntuti pelaku. Setiba di Jalan MT. Hariyono, tiba-tiba ban belakang bagian kiri mobil Isuzu Panther ber nopol P 9106 VB yang dikendarai Santoso kempis.

“Saya berhenti setelah diberi tahu warga bahwa ban mobil kempis,” ujar Santoso kepada koran ini. Setelah menghentikan mobilnya, Santoso langsung me-lihat roda belakang yang kem pis tersebut. Dia mencoba mengganti ban yang bocor itu dengan ban serep. Sialnya, ketika hendak melepas roda, kuncinya terlalu kecil.

Santoso pun berusaha pinjam peralatan ke bengkel tak jauh dari mobilnya berhenti. Pada saat Santoso pinjam peralatan, dua orang mengendarai sepeda motor Zusuki Satria warna hitam mendekati mobil. Secepat kilat, seorang pengendara motor itu langsung me mecah kaca mobil sebelah kanan. “Yang duduk di belakang memecah kaca dan mengambil tas yang berisi uang Rp 100 juta.

Uang tersebut saya bungkus tas kresek,” ungkap Santoso. Pria yang tinggal di Desa Oleh-sari, Kecamatan Glagah, itu sempat mengejar pelaku yang ka bur ke arah selatan dengan ber larian sambil teriak maling. Be berapa warga juga sempat membantu mengejar. Sayang, motor Satria yang dinaiki ke dua pelaku sudah keburu menghilang. “Kejadiannya sangat ce pat, pelaku kabur dan tidak terlihat,” sebut Santoso.

Ditanya jumlah pelaku, Santoso mengaku hanya melihat dua orang. Salah seorang pe la-ku yang memecah kaca mobil ti dak mengenakan helm dan memakai jaket jeans. “Kata war ga yang ada di sekitar, ada orang yang gerak-ger iknya mencur igakan, mu ngkin komplotannya,” bebernya. Aksi perampokan nasabah bank langsung direspons aparat kepolisian. Kemarin, tim anti-bandit bentukan Kapolres Ba nyuwangi, AKBP Nanang Masbudi, langsung melacak pe laku. Polisi memperkirakan ka wanan pelaku berasal dari luar Banyuwangi. “Kami mintai keterangan saksi,” ujar salah se-orang polisi. (radar )

Loading...