Banjir Lumpur Rusak Puluhan Rumah di Desa Alas Malang Banyuwangi

0
67


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Luapan lumpur banjir bandang merusak puluhan rumah di Banyuwangi. Banjir yang menyebabkan 8 rumah rusak berat dan 20 lainnya rusak sedang tersebut karena gorong-gorong di Jembatan Kali Bate, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, tersumbat.

Untuk meminimalkan banjir susulan, petugas BPBD Banyuwangi bersama warga berhasil melakukan normalisasi aliran sungai Kali Bate dengan alat berat. Mereka berhasil mengangkat material kayu berukuran besar.

Kepala BPBD Kabupaten Banyuwangi, Fajar Suasana membenarkan tersumbatnya gorong-gorong jembatan Kali Bate. Sehingga gelontoran air bercampur lumpur ditenggarai berasal dari kawasan Lereng Gunung Raung meluap ke rumah warga, perkantoran, masjid dan jalan raya.

“Banjir bandang terjadi, Selasa (15/5). Air mengalir deras dari Sungai Bate. Data yang berhasil dihimpun tercatat sebanyak 8 rumah rusak, termasuk kantor dan masjid. 8 Di antaranya rusak berat,” kata Fajar, Rabu (16/5/2018).

Selain itu, pihaknya bersama warga juga ikut membersihkan rumah dan jalan raya dari timbunan pasir dan lumpur.

“Alhamdulillah sejak semalam terkait penanganan bencana langsung melibatkan semua pihak untuk menormalkan aliran Kali Bate. Sedang untuk membersihkan jalan kami mendapat bantuan kendaraan pemadam kebakaran,” tambahnya.

Sementara itu Sudibyo, salah seorang warga Desa Alas Malang mengaku sangat terkejut dengan banjir bandang. Sebab, selama ini tidak pernah terjadi banjir seperti itu.

“Kalaupun terjadi banjir, seperti pada tahun 1970-an tapi tidak sebesar semalam. Ini dikarenakan gorong-gorong jembatan Kali Badeng tersumbat kayu, sehingga air campur pasir dan lumpur meluap mengenangi rumah-rumah warga,” tambah Sudibyo.

Loading...