Banyak Pemilik Identitas Ganda

0
345

SEMENTARA  itu, banyak ditemukan pelanggaran terkait identitas kependudukan dalam pemeriksaan kartu tanda penduduk (KTP) di Pelabuhan Ketapang. Salah satunya, petugas Satpol PP menemukan ada beberapa warga yang memiliki kartu identitas ganda. Dalam pemeriksaan identitas warga yang akan masuk ke wilayah Banyuwangi hingga siang kemarin (4/5) ditemukan 127 pelanggaran. “Sampai hari ini (kemarin) sudah ditemukan 127 pelanggaran,” terang Kabag TU Satpol PP Banyuwangi, Agus Wahyudi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dari pelanggaran sebanyak itu, jelas Agus, kasus yang paling besar adalah tidak membawa KTP. Ada juga pelanggaran lain, yakni KTP yang sudah kedaluwarsa. Kepada para pelanggar, petugas Satpol PP memberi peringatan. Petugas juga meminta warga yang melanggar tersebut membuat surat pernyataan. “Yang tidak membawa KTP cukup banyak,” sebutnya.

Loading...

Selain dua jenis pelanggaran itu, dalam pemeriksaan iden-titas diri tersebut juga ditemu-kan pelanggaran kepemilikan KTP ganda. Jumlah warga yang memiliki KTP ganda ternyata cukup banyak. “Hampir setiap hari kita menemukan warga yang punya KTP ganda,” terang Guntur, salah satu anggota Sat-pol PP Banyuwangi. Menurut Guntur, dari hasil pe-meriksaan yang dilakukan di pelabuhan penyeberangan terse-but, warga yang memiliki KTP ganda lumayan banyak.

Setiap hari ditemukan sekitar lima orang ber-KTP ganda. “Satu war-ga punya dua KTP, dan kedua-nya masih berlaku,” sebutnya. Biasanya warga memiliki dua KTP, yakni KTP Bali dan KTP satu daerah di Jawa, termasukBanyuwangi. “Kita mengetahui warga punya dua KTP saat mereka membuka dompet. Kita lihat ada KTP ganda,” cetus Samuri, anggota Satpol PP lain. Menurut Samuri, tidak jarang
warga yang punya KTP ganda itu ketakutan saat petugas me-mergoki mereka punya dua KTP. Petugas pun langsung memberi tahu bahwa hal itu tidak dibenarkan aturan. “Nanti kalau pakai e-KTP, me-reka sudah tidak bisa lagi be-gitu (punya KTP ganda),” kata-nya. (radar)