Banyuwangi Darurat Narkoba

0
658

Sabu dan Ganja Peringkat Teratas

BANYUWANGI – Banyuwangi darurat narkoba. Gambarannya itu setidaknya cukup pantas melihat maraknya peredaran narkoba dan maraknya penyalahgunaan obat daftar G selama kurun waktu setahun ini.  Selama tahun ini,  kasus  narkoba dan obat keras naik sekitar 69 %  dibandingkan tahun sebelumnya.

Narkoba jenis sabu-sabu dan ganja menduduki posisi teratas. Dalam setahun sedikitnya Satnarkoba mengamankan 150,67 gram SS. Sedangkan total ganja yang diamankan  mencapai 33,518 gram. Ganja ini termasuk pengungkapan kurir Ardi Nurdin yang akan menyelundupkan ganja kering ini ke Bali.

Selanjutnya, barang bukti ineks atau ekstasi yang diamankan sebanyak 85 butir. Sedangkan untuk obat keras alias daftar G, penyalahgunaan pil treks dan destro menempati rangking pertama. Dalam setahun polisi mengamankan sedikitnya 50,672 butir obat parkinso ini. Sedangkan untuk dektsro, polisi menyita 572.824 butir.

Seluruh kejadian kasus yang ditangani Satnarkoba mencapai 168 kasus. Dari ratusan kasus tersebut, petugas mengamankan 177 orang sebagai tersangka. Sebagian mereka yang terjaring ini adalah pemain lama alias residivis.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Puluhan Napi Lapas Banyuwangi Sujud Syukur Setelah Bebas Demi Antisipasi Corona