Banyuwangi Prospek untuk Budidaya Tegu

0
1710
Hadi menggendong Tegu Argentina merah dan putih di kandang penangkaran miliknya.

GENTENG – Cuaca di wilayah Kabupaten Banyuwangi, ternyata cukup bersahabat untuk dijadikan lokasi budidaya reptilian, termasuk reptile yang bernilai komersial tinggi seperti Tegu  Argentina.

Itu seperti yang dilakukan Hadi Gunawan, 24, warga Dusun Kaliputih, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Sejak dua bulan lalu membudidayakan reptil jenis Tegu Argentina. Binatang yang mirip anakan komodo itu, didatangkan dari Argentina  dengan harga mencapai Rp 5 juta per ekor.

“Saya titip orang, ini aslinya ada di Argentina, di sini sepertinya belum ada,” katanya. Menurut Gunawan, harga binatang ini cukup tinggi. Dalam sekali bertelur, bisa dihasilkan mencapai 40 butir. Sementara usia anakan berumur  dua bulan, harganya rata-rata Rp 1,5 juta hingga  Rp 2,5 juta.

“Harganya lumayan tinggi,” ujarnya. Tegu Argentina itu, terang dia, makanannya berupa tikus. Binatang ini diberi pakan empat hari sekali. Setiap ekor Tegu Argentina, sekali makan habis 10 ekor tikus. “Dalam sebulan untuk pakan habis maksimal Rp 400 ribu,” jelasnya.

Hadi menyebut binatang ini bisa hidup dengan baik di Indonesia. Bahkan, seandainya dilepas di alam liar, Tegu Argentina ini dipastikan bisa hidup  dan berkembang biak. “Cuaca dan alam Banyuwangi  sangat cocok,” terangnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Lapas Banyuwangi Hapus Jam Besuk Narapidana