Belum Dilantik, Ketua Pertina Banyuwangi Dikabarkan Mundur

0
491
Susianto, Ketua Pertina Banyuwangi.

BANYUWANGI – Polemik di tubuh cabang olahraga tinju Banyuwangi sepertinya bakal memasuki babak baru. Baru saja memilih ketua baru melalui jalur Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) pada 26 Oktober lalu, kini berembus kabar jika ketua terpilih, Susiyanto, akan mengundurkan diri.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kabar akan mundurnya ketua baru tersebut diperoleh koran ini dari sumber internal Pertina Banyuwangi yang baru terpilih. Hal itu juga diperkuat dengan urung dilaksanakannya pelantikan pengurus Pertina Banyuwangi yang sebelumnya diagendakan digelar pada 21 Desember lalu.

Hal itu pun kemudian menjadi tanda tanya tersendiri. Pasalnya, SK dari Pengprov Pertina pun sudah turun untuk memastikan keabsahan kepengurusan Susiyanto. Saat di konfirmasi via telepon, Susiyanto enggan menjawab alasan penundaan pelantikan pengurus Pertina Banyuwangi.

Secara singkat politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu menyatakan jika memang pelaksanaan muskab ditunda. Namun ketika disinggung kembali tentang alasan penundaan, dia kembali berkilah. “Nanti kita kabari, tunggu saja kabar selanjutnya,” ujarnya singkat sebelum menutup telepon.

Loading...

Koran ini mencoba mengonfirmasi pengurus Pertina lainnya, yaitu Bendahara Pertina Joko Misbono, terkait kabar ingin mundurnya ketua baru dan alasan penundaan pelantikan. Joko menjelaskan bahwa selama ini koordinasi antara ketua dan pengurus cukup sulit. Sehingga komunikasi yang ada cukup terbatas.

“Setiap kita tanya alasannya sibuk. Padahal SK sudah turun, seluruh pengurus ingin cepat. Kita juga sudah berkomunikasi dengan Pengprov, mereka sudah siap datang dan melantik. Tinggal bagaimana ketua,” tegas Joko.

Terkait kabar akan mundurnya Ketua Pertina tersebut, Joko pun tidak menampiknya. Hanya saja menurutnya, ketua Pertina belum mengatakan hal tersebut secara resmi baik kepada pengurus Pertina Banyuwangi maupun Pengprov Jatim.

“Ada beberapa hal yang dikeluhkan ketua. Katanya ada orang yang sering menghubungi dan meminta anggaran. Kemudian, sepertinya dia kaget dengan banyaknya anggaran yang dibutuhkan cabor tinju ini. Menurut saya, ini semua bisa diselesaikan asalkan mau berkoordinasi dengan yang lainnya. Tapi ini tidak. Ketua sulit diajak berkoordinasi,” tandas Joko.

Sekadar mengingatkan, Pertina Banyuwangi salah satu cabor yang harus menggelar musyawarah kabupaten luar biasa (Muskablub) karena ketua sebelumnya diberhentikan Pengprov Pertina Jatim setelah memperoleh surat mosi tidak percaya dari sejumlah sasana.

Sasana yang mengajukan mosi tersebut lalu berkoordinasi dengan Pengprov Pertina dan KONI Banyuwangi untuk menggelar Muskablub. Hasilnya, Susiyanto menang setelah tiga dari lima sasana di bawah Pertina Banyuwangi memilihnya.(radar)

Loading...