Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Belum Dua Pekan Menjabat, Kapolresta Banyuwangi Gelar Tes Urine Massal Anggota

belum-dua-pekan-menjabat,-kapolresta-banyuwangi-gelar-tes-urine-massal-anggota
Belum Dua Pekan Menjabat, Kapolresta Banyuwangi Gelar Tes Urine Massal Anggota

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Belum genap dua pekan menjabat sebagai Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan langsung membuat gebrakan.

Rabu (21/1), ia menginstruksikan pelaksanaan tes urine bagi seluruh anggota Polresta Banyuwangi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.

Tes urine digelar secara menyeluruh tanpa terkecuali. Mulai dari jajaran perwira, bintara, hingga pejabat utama Polresta Banyuwangi mengikuti pemeriksaan tersebut.

Bahkan, Kapolresta Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan bersama Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono turut menjalani tes urine sebagai bentuk keteladanan dan komitmen bersama.

Menurut Rofiq, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalisme anggota serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya di wilayah Banyuwangi.

“Ini adalah komitmen kami untuk menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,” tegas Rofiq di sela pelaksanaan tes urine.

Tak Ada Toleransi bagi Penyalahgunaan Narkoba

Kapolresta menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi anggota yang terbukti menyalahgunakan narkoba.

Jika ada personel yang hasil tes urinenya dinyatakan positif, sanksi tegas akan langsung diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tidak ada toleransi bagi penyalahgunaan narkoba di institusi ini. Jika ada yang terbukti positif, mereka akan menjalani proses hukum dan disipliner sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tandasnya.

Ia menjelaskan, tes urine ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi penggunaan narkoba, tetapi juga sebagai sarana penegakan disiplin internal.

Dengan pengawasan ketat dan tindakan tegas, diharapkan tidak ada celah bagi praktik penyalahgunaan narkotika di tubuh Polresta Banyuwangi.

Upaya Pencegahan dan Penguatan Disiplin

Rofiq menambahkan, tes urine akan menjadi bagian dari langkah preventif yang dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan demikian, anggota kepolisian diharapkan tetap menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk narkoba.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Belum genap dua pekan menjabat sebagai Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan langsung membuat gebrakan.

Rabu (21/1), ia menginstruksikan pelaksanaan tes urine bagi seluruh anggota Polresta Banyuwangi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.

Tes urine digelar secara menyeluruh tanpa terkecuali. Mulai dari jajaran perwira, bintara, hingga pejabat utama Polresta Banyuwangi mengikuti pemeriksaan tersebut.

Bahkan, Kapolresta Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan bersama Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono turut menjalani tes urine sebagai bentuk keteladanan dan komitmen bersama.

Menurut Rofiq, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalisme anggota serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya di wilayah Banyuwangi.

“Ini adalah komitmen kami untuk menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,” tegas Rofiq di sela pelaksanaan tes urine.

Tak Ada Toleransi bagi Penyalahgunaan Narkoba

Kapolresta menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi anggota yang terbukti menyalahgunakan narkoba.

Jika ada personel yang hasil tes urinenya dinyatakan positif, sanksi tegas akan langsung diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tidak ada toleransi bagi penyalahgunaan narkoba di institusi ini. Jika ada yang terbukti positif, mereka akan menjalani proses hukum dan disipliner sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tandasnya.

Ia menjelaskan, tes urine ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi penggunaan narkoba, tetapi juga sebagai sarana penegakan disiplin internal.

Dengan pengawasan ketat dan tindakan tegas, diharapkan tidak ada celah bagi praktik penyalahgunaan narkotika di tubuh Polresta Banyuwangi.

Upaya Pencegahan dan Penguatan Disiplin

Rofiq menambahkan, tes urine akan menjadi bagian dari langkah preventif yang dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan demikian, anggota kepolisian diharapkan tetap menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk narkoba.